To the central content area :::
名人專欄-內頁
::: To the bottom Area

Datang ke Taiwan untuk Studi merupakan Salah Satu Keputusan Terbaik yang Kubuat

2019-03-11 15:10:00

Vikram (sumber: Education in Taiwan)

Vikram (sumber: Education in Taiwan)

“Saya rasa datang untuk belajar di Taiwan merupakan salah satu keputusan terbaik yang pernah kubuat,” demikian kata Vikram Paul, pelajar Phd dari Departemen Bioscience dan Biotechnology National Taiwan Ocean University (NTOU) yang kini telah berada di tahun ke-3 nya.

Setelah lulus dari universitas di India, Vikram awalnya ingin mengejar impian untuk mengenyam pendidikan di Amerika Serikat. Namun, ia kemudian mengubah keputusannya setelah seorang teman dari Hsinchu merekomendasikan Taiwan dan memberitahukannya mengenai kualitas pendidikan, infrastruktur, serta asistensi yang diberikan oleh pemerintah Taiwan dan universitas-universitas di Taiwan.

Setelah berkonsultasi dengan beberapa teman lain dan mencoba mencari informasi sendiri, Vikram kemudian memutuskan untuk fokus mendaftar ke universitas-universitas Taiwan. Ia pun kemudian mendaftar ke beberapa universitas di Taiwan dan mendapatkan surat penerimaan dari National Taiwan Ocean University (NTOU) di Keelung, beserta dengan beasiswanya. Beasiswa ini terdiri dari beasiswa uang kuliah untuk menyelesaikan pendidikan pasca-sarjana S2 dan biaya bulanan sebesar 7000 – 8000 NTD. Ia pun kemudian mendapatkan beasiswa lanjutan selama 3 tahun untuk menempuh pendidikan program S3.

Ganjai Vikram Paul dan ibunya (sumber: Education in Taiwan)

Ganjai Vikram Paul dan ibunya (sumber: Education in Taiwan)

“Departemen Bioscience dari NTOU memiliki reputasi tinggi dalam bidang akademis, guru-guru pun sangat profesional dan sabar terhadap saya. Saya tidak dapat berbahasa Mandarin, namun semua orang di laboratorium berbicara dengan Bahasa Inggris yang baik. Mereka banyak membantu saya,” demikian kata Vikram. Vikram banyak menghabiskan waktunya di lab untuk bereksperimen, dan ia menyebutkan bahwa lab yang ada dilengkapi dengan peralatan yang canggih. “Saya bersyukur memiliki guru dan teman-teman lab yang sabar serta bersahabat. Setiap kali saya melakukan kesalahan, mereka tetap mendukung saya dan mendorong saya untuk melakukan hal yang lebih baik di masa depan.”

Vikram mengatakan, ada saat-saat dimana ia merasa sedih, karena ia tinggal jauh dari keluarga dan kini telah memasuki tahap bertahun-tahun. Ketika ia merindukan rumah, teman-teman Taiwannya akan mengajak Vikram makan barbeque yang enak bersama-sama dan berusaha untuk menghiburnya. “Kami sudah seperti keluarga,” katanya.

“Beasiswa yang ada merupakan sumber bantuan terbesar bagi saya. Beasiswa membantu saya tidak hanya dalam penelitian, namun juga dalam pendanaan kebutuhan hidup sehari-hari.”

Sebelumnya Vikram merupakan seorang vegetarian utuh, namun mulai memakan ayam dan telur setelah dokter memberinya nasehat untuk makan lebih banyak protein, dikarenakan kecelakaan mobil setahun yang lalu.

“Satu nasehat bagi pelajar India yang vegetarian dan sedang memikirkan untuk datang ke Taiwan: belajar cara memasak dan cobalah untuk makan ayam dan telur”, katanya, “karena tidak mudah bagi orang-orang India untuk terbiasa dengan makanan vegetarian ala Taiwan.”

Vikram akan menyelesaikan masa studinya setelah 4 tahun lagi, dan ia mengatakan akan melakukan yang terbaik untuk tetap menetap di Taiwan.

“Taiwan sudah seperti rumah keduaku, telah banyak melatihku dengan baik dan saya ingin mendedikasikan diri, membantu negeri ini dengan apa yang telah saya pelajari,” tutup Vikram.

Top