To the central content area :::
gaya hidup-內頁
::: To the bottom Area

Kementerian Luar Negeri Taiwan Menyumbangkan 500.000 Masker Untuk Australia

2020-09-19 14:10

Gelombang kedua wabah COVID-19 di Victoria, Australia memiliki dampak yang parah. Berdasarkan semangat kepedulian kemanusiaan dan hubungan persahabatan antara Taiwan dan Australia, Kementerian Luar Negeri telah memutuskan untuk menyumbangkan 500.000 masker medis ke Victoria.

Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa sejak penyebaran epidemi COVID-19 pada awal tahun, Taiwan dan Australia telah berkali-kali melakukan kerja sama pencegahan epidemi, termasuk pertukaran bahan baku utama bahan pencegahan epidemi, penelitian bersama dan pengembangan obat, serta dalam kerangka "Global Cooperation and Training Framework" (GCTF) Lokakarya online yang diselenggarakan bersama tentang "New Coronavirus: Mencegah Gelombang Kedua Epidemi". Kali ini Taiwan dan Australia sekali lagi bergandengan tangan dalam memerangi epidemi, menunjukkan persahabatan yang tulus dan dekat, dan secara konkret menerapkan konsep "Taiwan membantu”.

Kementerian Luar Negeri juga menyebutkan bahwa Australia adalah mitra penting dari "kebijakan baru ke arah selatan" Taiwan dan negara yang kokoh dengan konsep serupa di kawasan Indo-Pasifik Kedua belah pihak memiliki nilai-nilai universal demokrasi dan kebebasan. Australia mendukung partisipasi dan kontribusi Taiwan pada banyak kesempatan internasional. Di masa depan, Taiwan dan Australia akan melanjutkan semangat saling menguntungkan dan memperdalam kerja sama mereka dalam pencegahan epidemi, perawatan medis, dan pengembangan bioteknologi.
 

Sumber: Kementerian Luar Negeri

Kementerian Luar Negeri Tian Zhongguang menyumbangkan 500.000 masker anti-epidemi ke Australia, yang diterima oleh Gary Cowan, perwakilan dari kantor Australia. (Sumber foto: Kementerian Luar Negeri)

(說明:Kementerian Luar Negeri Tian Zhongguang menyumbangkan 500.000 masker anti-epidemi ke Australia, yang diterima oleh Gary Cowan, perwakilan dari kantor Australia. (Sumber foto: Kementerian Luar Negeri))

Write your comment
Auth Code
Top