To the central content area :::
laporan khusus-內頁
::: To the bottom Area

Perpustakaan Lantai “Brilliant Time” di Taipei Main Station (TMS)

2016-01-07 17:00

Taipei Main Station (TMS) dikenal luas oleh para migran di Taiwan sebagai tempat untuk berkumpul bersama saat liburan. Banyak hal menarik yang dapat ditemukan di tempat ini, tapi tahukah Anda ada sebuah perpustakaan bagi para migran di tempat ini?

Bertempat di lantai samping sebuah pilar besar yang berdiri di aula dasar TMS, perpustakaan ini menunjukkan dirinya.

Perpustakaan ini digagas oleh toko buku “Brilliant Time” (燦爛時光:東南亞主題書店), sebuah toko buku yang khusus mendedikasikan diri bagi para migran dan penduduk baru Taiwan yang berasal dari Asia Tenggara. Pendirinya adalah ZhangZheng(張正).

Zhang adalah seorang pekerja media independen, penulis, pendiri “Koran Empat Arah” (四方報), serta relawan yang perhatian terhadap isu-isu penduduk baru Taiwan , terutama yang berasal dari Asia Tenggara dan Cina daratan (Tiongkok).

Jangan berpikir perpustakaan ini mewah, penampakannya mirip seperti lapak kaki lima di kota-kota di Indonesia dan bertuliskan “Perpustakaan” yang terbuat dari papan fiber. Di balik papan tersebut tertulis peraturan perspustakaan berbahasa Indonesia dan peta petunjuk toko buku.

Berawal dari sebuah lomba penulisan esai yang diselenggarakan bagi para imigran Asia Tenggara, perpustakaan ini mulai terbentuk. Menurut istri Zhang, ketika itu, salah satu peserta penulisan essai mengatakan kepada penyelenggara bahwa ia memiliki ketertarikan akan buku. Sayangnya, selama 3 tahun bekerja di Taiwan, ia tidak mendapatkan kesempatan libur untuk mencari buku. Pekerja tersebut berharap tetap bisa mendapatkan ilmu dari buku-buku bacaan. Karenanya digagaslah toko bertema Asia Tenggara yang kemudian berkembang menjadi perpustakaan.

TMS dipilih sebagai tempat paling strategis memasarkan buku-buku bacaan bagi para imigran Asia Tenggara, terutama yang berasal dari Indonesia. Hal itu pula yang menyebabkan mengapa mereka lebih memilih buku-buku berbahasa Indonesia untuk dipinjamkan di TMS.

Menurut pihak penyelenggara, para imigran lain yang berasal dari Thailand, Vietnam, atau Filipina lebih sulit ditemui di TMS. Umumnya mereka berada di sekitar lingkungan pabrik tempat bekerja dan tempat tinggal.

Salah satu petugas penyelenggara asli Taiwan, bernama Yanti mengatakan, sebenarnya perpustakaan lantai telah 3 kali diadakan. Sebelumnya diadakan di luar aula TMS. Terkendala seringnya acara besar yang diadakan di luar, maka sejak tanggal 3 Januari 2016 dan seterusnya akan selalu bertempat di samping pilar F24, aula besar TMS, setiap Minggu mulai dari pukul 14.00 sampai dengan pukul 18.00. Dengan syarat yang mudah, siapapun diundang untuk mengikuti acara ini.

Adapun syarat-syaratnya adalah:

1.      Membayar uang jaminan berdasarkan harga buku

2.      Uang akan dikembalikan saat pengembalian buku

3.      Tidak ada batas waktu peminjaman

4.      Boleh memberi tanda dan menulis kesan pesan di dalam buku

5.      Boleh menggantikan buku perpustakaan dengan bukumu.

Top