To the central content area :::
laporan khusus-內頁
::: To the bottom Area

Dari perawat menjadi seorang istri – Penolong yang baik di sebuah klinik

2015-02-24 11:50

 

        Chen Ya Dun yang kini berusia 40 tahun mengatakan bahwa awal pertama ia datang ke Taiwan ia harus mengurus orang tua. Kini ia menjadi seperti mereka. Ia harus selalu membawa kamus dan harus sering berbincang dengan orang-orang. Dengan begitu, ia dapat mengatasi kendala bahasa yang ia hadapi. Ia sering menemani orang tua membeli sayur ke pasar. Ia awalnya merawat ibunya. Setelah ibunya meninggal, ia merawat ayahnya. Di mata suaminya ia adalah seorang yang sangat perhatian. Ia bertanya pada Chen Ya Dun apa ia bersedia menjadi satu keluarga. Ia mengangguk tanda setuju.

        Chen Ya Dun mengatakan setelah suaminya berhenti bekerja, ia beristirahat di rumah untuk memulihkan diri. Untuk mengurangi beban keluarga, ia mempunyai ide untuk bekerja. Suaminya khawatir bila ia akan kelelahan. Namun ia berulang kali menyampaikan ide tersebut. Suaminya tahu bahwa sang istri ingin bekerja di biro kesehatan. Akhirnya ia dengan hati tenang membiarkan sang istri pergi bekerja. Chen Ya Dun sangat menghargai kesempatan ini. Ia selalu memperhatikan keluarga dan suaminya setelah pulang kerja. Ia merasa bahagia.

        Chen Ya Dun memiliki kepribadian yang pemalu. Ia sangat sesuai tinggal di Taiwan. Setelah 4 tahun ia dipromosikan sebagai staff pada hari libur. Ia adalah staf klinik sementara sekarang. Ia dapat berbicara bahasa Taiwan, Mandarin dan Indonesia dengan lancar. Banyak warga baru dari Indonesia yang mencarinya untuk konsultasi. Dimata teman-temannya, ia adalah penolong yang baik.

        “Saya paling suka lagu-lagu Jiang Hui!” katanya. Chen Ya Dun sangat suka lagu Taiwan terutama lagu-lagu Jiang Hui. Ketika ia berpartisipasi dalam lomba nyanyi di klinik, ia menyanyikan lagu Jiang Hui “Hua Ruo Li Zhi” dan mendapatkan juara pertama. Ia juga memenangkan tantangan lomba nyanyi tingkat nasional dan memperoleh juara 3. Lagu yang baik ialah lagu yang memberikan impresi mendalam. Chen Ya Dun mengatakan lagu “Hua Ruo Li Zhi sangat menyentuhnya. Lagu itu seakan sedang menceritakan mengenai dirinya sendiri. Ketika bernyanyi, ia mempunyai perasaan yang berbeda.

        Ia sangat berterimakasih kepada rekan-rekan yang telah banyak memberikan perhatian. Ia akan terus berusaha untuk tinggal di Taiwan, melayani lebih banyak orang, dan membantu orang-orang yang butuh bantuan.

 

(Narasumber: United Daily News)

 

Top