To the central content area :::
laporan khusus-內頁
::: To the bottom Area

Virus Covid-19 telah menyebar ke berbagai wilayah di dunia, dan membuat berbagai negera mempertimbangkan untuk melakukan Lockdown (Bagian 2)

2020-03-23 10:40

Virus Covid-19 telah menyebar ke berbagai wilayah di dunia, dan membuat berbagai negera mempertimbangkan untuk melakukan Lockdown (Bagian 1)


8. Polandia

Petugas penjaga perbatasan Polandia-Belarusia di Kuznica Bialostocka, melakukan pemantauan suhu tubuh ke para pengendara yang melintas pada Rabu (11/3/2020).


Negara ini mengumumkan melakukan lockdown pada Jumat (13/3/2020). Semua orang asing dilarang masuk ke negara tersebut dan restoran bar maupun kasino juga ditutup. Sementara orang-orang yang telah dari luar negeri wajib dikarantina selama 14 hari.

 

9. Argentina

Seluruh kota di karatina


Argentina memberlakukan penguncian penuh pada Jumat (20/3/2020). Pekerja kantor diimbau bekerja dari rumah dan anak-anak juga belajar dari rumah dengan menggunakan pembelajaran digital setelah karantina wajib diberlakukan. Lockdown di Argentin diberlakukan hingga akhir Maret, melansir dari Gulfnews.

 

10. Yordania

Warga di Teheran, Iran, mengenakan masker seiring merebaknya wabah virus corona di negara itu.(Shutterstock)


Lockdown di Yordania diawali dengan serangan menggema di seluruh ibu kota Yordania pada Sabtu (21/3/2020). Yordania memerintahkan semua toko tutup dan semua orang dilarang berada di luar sampai Selasa (23/3/2020).

Setidaknya ada 392 orang yang ditangkap karena melanggar jam malam yang ditetapkan negara itu, melansir dari ABC News. Negara ini berencana mengatur jam-jam tertentu bagi masyarakatnya untuk berbelanja.

 

11. Belanda

Belanda menutup sekolah dan beberapa area publik


Pemerintah Belanda pada Minggu (15/3/2020) mengumumkan pemberlakuan lockdown setidaknya hingga 6 April nanti. Dilansir dari Dutch News (16/03/2020) seluruh sekolah dan daycare akan ditutup. Ta hanya itu, klub malam, tempat olahraga juga akan mengalami hal yang sama.

 

12. Denmark

Semua sekolah hingga universitas di Denmark ditutup


Negara ini juga memberlakukan lockdown secara nasional. Penetapan status tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Mette Frederiksen 10 Maret 2020. Lockdown akan dilakukan selama 2 pekan. Dampaknya semua sekolah hingga universitas ditutup pertemuan yang melibatkan 100 orang juga dilarang.

 

13. Malaysia

Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) dari Sarawak Malaysia berjalan keluar melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (18/3/2020).(foto dari AGUS ALFIAN)


Negeri Jiran ini mulai melakukan lockdown sejak Rabu (18/03/2020) hingga 31 Maret 2020. Semua kegiatan bisnis di Malaysia akan ditutup kecuali mereka yang menyediakan bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari. Kebijakan ini juga melarang seluruh orang di Malaysia untuk keluar masuk termasuk pergi ke luar negeri.

 

14. Filipina

Umat Katolik duduk di kursi yang diberi pembatas garis kuning untuk memberi jarak antar umat, di Kota Borongan, Provinsi Samar, Filipina, 15 Maret 2020. (foto dari ALREN BERONIO)


Filipina memberlakukan lockdown di Ibu Kota Manila. Pemberlakuan itu berlaku mulai Minggu (15/3/2020). Akibatnya penerbangan dari dan menuju Manila dihentikan. Dilansir dari AFP, Manila akan ditutup selama satu bulan. Segala bentuk kegiatan belajar di sekolah dihentikan dan warga diminta tak perlu melakukan apa pun. Meski demikian, publik masih bisa berangkat bekerja dengan tetap melakukan pemeriksaan di pos pengamanan. Layanan transportasi seperti bus dan kereta juga masih bisa beroperasi.

 

15 . Libanon

Seorang perempuan Afghanistan mengenakan masker setelah kasus virus corona pertama terdeteksi di dekat perbatasan Iran; di Herat, Afghanistan, 25 Februari 2020. (foto dari JALIL REZAYEE)


Libanon pada Sabtu (21/3/2020) menyerukan tentara dan pusat keamanan agar memastikan orang-orang tetap tinggal di rumah guna memperlambat penyebaran virus. Dilansir dari Straitimes, Perdana Menteri Hassan Diab mengatakan jumlah kasus meningkat meskipun sudah ada imbauan selama seminggu terakhir agar masyarakat tetap berada di rumah. Pemerintah kemudian menugaskan para tentara guna memastikan tak ada warga yang meninggalkan rumah kecuali keadaan ekstrem. Bandara di negara itu telah ditutup sebelumnya selain itu semua bisnis juga telah ditutup.

Sumber:Kompas

Top