To the central content area :::
laporan khusus-內頁
::: To the bottom Area

Dibukanya Kelas “Cerita Ibunda”

2016-03-08 16:50

Sabtu, 5 Maret 2016, bertempat di Toko Buku Brilliant Time, beberapa anak muda dengan antusias mengikuti kelas “Cerita Ibunda”. Acara ini diselenggarakan oleh Toko Buku “Brilliant Time” yang bekerja sama dengan beberapa penulis ternama Taiwan. Kelas “Cerita Ibunda” dimulai pada hari Sabtu 5 Maret 2016 jam 10.00 – 18.00, setiap hari Sabtu dan Minggu di awal bulan, dan akan berakhir tanggal 1 Mei 2016. Dalam pembukaan kelas tersebut, tampak hadir anak-anak generasi kedua penduduk baru, mahasiswa-mahasiswa yang melakukan penelitian, serta teman-teman Taiwan yang peduli mengenai isu-isu penduduk baru di Taiwan.

Dalam sambutannya, pemilik toko buku, Zhang Zheng (張正) mengatakan kelas tersebut diadakan demi membangun relasi lebih erat dengan para penduduk baru, sekaligus sebagai bentuk toleransi dan integrasi seluruh warga masyarakat Taiwan. Redaktur utama “Koran 4 Arah” (四方報) ini berharap sebagai lanjutan dari Penghargaan Sastra Migran sebelumnya, “Cerita Ibunda” juga akan mendapatkan tempat di hati masyarakat.

Mengawali kelas sesi pertama, Liao Yunzhang (廖雲章) menjelaskan sejarah, visi, dan misi dari Koran 4 Arah dimana meskipun banyak hambatan di lapangan, mereka ingin berbuat sesuatu yang lebih bagi para imigran baru dan keluarganya di Taiwan agar menjadi lebih baik.

Sebuah video program “Kembali Ke Rumah” (外婆橋計畫) menggugah perasaan para peserta yang hadir, terutama anak-anak generasi kedua. Banyak di antara mereka yang menangis karena video tersebut menceritakan bagaimana perasaan seorang anak yang telah lama terpisah dari keluarga ibunda tercinta. Mereka sangat tersentuh dan sebagian besar merasakan pengalaman yang sama seperti anak penduduk baru dalam video tersebut. Namun, mereka juga percaya dalam tantangan dan hambatan, mereka memiliki kekuatan untuk dikembangkan, seperti yang dikatakan oleh JJ Chen, seorang anak gadis beribukan wanita Filipina.

Para peserta digali untuk melihat kekuatan dalam diri mereka masing-masing dengan cara bercerita. Dalam sesi kedua yang dipimpin oleh guru Huang Zhonjie (黃宗潔), para peserta diminta untuk mengenali diri sendiri, kekuatan, tujuan dan misi pribadi, serta pelajaran bagaimana hal-hal penting dalam sebuah cerita dapat mengena di hati para pembaca.

Sesi terakhir dibawakan oleh guru Zhang Zhixin (張郅忻) mengajarkan bagaimana menulis cerita keluarga pribadi. Kelas pertama yang berakhir pada pukul 6 sore tersebut memberikan banyak ilmu bagi para generasi baru yang berminat menulis. Diharapkan di kelas-kelas berikutnya, para generasi baru dan teman-teman yang tertarik dapat terus mengikuti kelas yang berharga ini.

Top