To the central content area :::
laporan khusus-內頁
::: To the bottom Area

Festival Lentera Taiwan di Yunlin, Saat Penduduk Baru Bersinar

2017-02-21 17:30

Festival Lentera Taiwan yang tahun 2017 ini diselenggarakan di Yunlin secara khusus pada tanggal 18 Februari lalu mulai melakukan debut menyalakan lampion, terutama di area bertemakan “penduduk baru” pada pukul 19.30 (daerah Huwei, Jalan Jiancheng dan Donglu). Ada beberapa tema utama dalam Festival Lentera tahun ini, antara lain “bumi yang bersahabat”, “lampion desa”, dan “multibudaya”. Sebagai penghormatan bagi para penduduk baru dan adanya biaya pemberdayaan, budaya dari negara asal juga turut serta hadir dalam festival ini. Dengan bantuan para penduduk baru yang memberikan masukan berarti, terciptalah 5 tema lentera yang memiliki karakteristik budaya. Pemerintah Yunlin kemudian mempersiapkan 5 tema dari 5 negara (Vietnam, Indonesia, Thailand, Filipina, dan Kamboja). Sejak tanggal 11 Februari, malam tema tema Vietnam, Kamboja, dan Thailand telah terselenggara bersama berbagai aktivitas lainnya. Para penduduk baru dan keluarga antusias dan aktif berbagai kegiatan yang ada, memberi kesempatan bagi para penduduk baru untuk menjadi pemain utama dalam Festival Lentera Taiwan.

Area lampion Filipina memiliki 3 bagian, terdiri dari “Senyuman Bacolod”, “Berkat Carabao”, serta “Gunung Paus”. Para pengunjung dari seluruh dunia dapat melihat lampion yang indah tersebut sekaligus menikmati keindahan karakteristik budaya dari Filipina. Festival Topeng Bacolod sendiri merupakan festival yang terkenal di Filipina, diadakan setiap tahun di bulan Oktober, penuh dengan ekspresi senyum dan tawa. Sebagai tambahan, karakter utama dari Koboi adalah San Isidore, Santo dari para petani. Dalam acara pertanian hari pertama, warga masyarakat akan berkumpul di pelataran gereja, berpakaian warna warni serta berdoa untuk hasil panen selanjutnya. “Gunung Paus” sendiri merupakan sebuah gunung yang terkenal karena merupakan gunung dengan “bentuk paling sempurna”, bersama dengan konservasi pausnya yang ada di Cebu. Ikon ini sendiri juga telah terpampang di desain mata uang Peso Filipina pecahan 100 peso.

Bupati Li Jinyong mengatakan bahwa malam Filipina pada tanggal 18 malam pukul 19.30 lalu penuh dengan kehangatan. Dengan tarian Filipina, nyanyian, tebak-tebakan berhadiah, semuanya menunjukkan budaya Filipina, membuat para hadirin menikmati atmosfir Tahun Baru yang berbeda. Para penduduk baru yang berada di Yunlin saling berinteraksi dengan sesama yang berasal dari berbagai negara. Tema penduduk baru yang diikutsertakan dalam festival ini membuat para penduduk baru lebih dihargai, serta memberikan para penduduk baru kesempatan untuk lebih banyak berpartisipasi, membuat mereka merasa berada di rumah.

Untuk informasi lebih lengkapnya, silahkan klik link berikut: “Festival Lentera Taiwan 2017”

Top