To the central content area :::
laporan khusus-內頁
::: To the bottom Area

Kwetiaw Goreng Xiao Dong

2016-01-12 12:00

Wawancara dengan:

Bapak Naphadach Kantharamaholarn (董書龍 / Dong Shu-long)

 

Mengapa datang ke Taiwan?

Awalnya kakak perempuan saya menikah dengan orang Taiwan dan kemudian kakak laki-laki saya juga belajar di Taiwan. Akhirnya saya memutuskan datang ke Taiwan. Kini saya telah tinggal di sini selama 14 tahun. Pertama kali saya bekerja di sebuah restoran Thailand, di kota Taipei. Karena tidak bisa masak, awalnya saya menjadi pencuci piring, pelayan, baru kemudian belajar memasak. Kota asal saya ada di Chiangrai, bagian utara Thailand. Saya adalah bungsu dari 7 bersaudara keturunan Thai-Tiongkok dan kini semuanya tinggal di Taiwan. Dulu, di tempat kami ada program belajar ke Taiwan. Karena itu banyak di antara kami yang datang ke Taiwan setelah lulus SMA dan melanjutkan studi kejuruan maupun pendidikan lanjutan.

 

Awal membuka restoran?

Sebagian besar imigran yang datang ke Taiwan akan membuka usaha makanan atau restoran karena kemampuan bahasa kami tidak sebagus orang Taiwan. Awalnya, kakak laki-laki saya membuka restoran Thailand. Kemudian saya membuka stand makanan Taiwan di pasar malam Ningxia. Saya menjual makanan Taiwan karena saya juga punya stand makanan Thailand di pasar malam itu, namun yang menjaganya adalah kakak laki-laki saya.

 

Berapa lama membuka restoran? Apa saja tantangannya?

Saya membuka stand ini sudah hampir 10 tahun, baru kemudian membuka stand makanan Thailand. Tantangan dalam berbisnis adalha modal usaha dan lokasi. Lokasi adalah yang paling penting. Sebagai contoh, pasar malam seperti ini, persiapan harus dilakukan setiap hari. Kesulitan juga dirasakan saat hujan dan ketika pembeli hanya sedikit. Dalam 2 -3 tahun belakangan ini, banyak turis dari Cina daratan dan Thailand yang datang, seperti kemarin. Kemarin saya bertemu dengan turis asal Thailand dan kemudian menyapa mereka. Saya tidak memiliki kendala bahasa karena telah belajar sebelumnya.

 

Rekomendasi menu dan makanan populer?

Ada berbagai macam makanan lokal yang dapat kamu pilih di sini. Secara umum ada 5 macam, dalam bentuk nasi goring, nasi siram, mie goreng, kwetiaw goreng, dan aneka sup. Kamu juga dapat memilih jenis daging yang diinginkan, antara lain daging babi, sapi, kambing, ataupun campuran. Cabai juga bisa ditambahkan bagi yang suka rasa pedas.

 

Rencana masa depan

Saat ini saya juga telah memiliki 2 restoran Thai lain, kerjasama dengan keluarga. Restoran Thailand Taiping yang terletak di Sanchong dan Jalan Linsen Utara. Dengan seorang putra yang kini berusia 2 tahun, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk merawat keluarga dan usaha saya.

 

1 kalimat penyemangat

“Hidup dan bekerja di Taiwan melelahkan, namun bersabarlah.” Sebagai contoh, sebelum stand dibuka, saya harus menyiapkan semua bahan dari dapur. Menyewa dapur di sekitar, persiapan berulang setiap hari. Di awal, setiap hari setelah tutup saya harus segera ke pasar karena tidak ada layanan antar dengan jumlah belanjaan sedikit. Tidur hanya 4-5 jam karena semua persiapan saya lakukan sendiri bersama dengan kakak laki-laki saya.

 

1 hal yang membuat terkesan selama tinggal di Taiwan

Ketika saya mendapatkan masalah, pemerintah mau membantu menyelesaikan masalah saya. Saya merasa sangat diterima tinggal di sini.

Top