To the central content area :::
laporan khusus-內頁
::: To the bottom Area

Pasangan dari Cina memiliki ketrampilan masak yang menakjubkan – Memasak untuk orang tua

2015-02-13 11:50

 

        Semuanya tergantung nasib! Liao Mei yang lahir di pulau Hainan mengatakan ia bertemu seseorang yang berasal dari Taiwan ketika ia bekerja di Guangdong. Keduanya saling jatuh cinta dan akhirnya menikah. Ia bepergian jauh dari rumahnya untuk menjadi istri seorang Taiwan.

        Liao Mei mengatakan ketika ia mendengar kisah sedih pasangan dari Taiwan dan Cina, ia merasa dirinya sangat beruntung. Suaminya menghormatinya. Hidupnya bersama kedua mertuanya sangat harmonis. Ibu mertuanya bahkan mengajarkannya memasak. Salah satu kesulitannya ialah bahasa. Karena ayah mertuanya tidak dapat berbicara bahasa Mandarin, ia harus berbicara dengan ibu mertuanya yang dapat membantunya berbicara bahasa Taiwan kepada ayah mertua.

        Beberapa tahun setelah menikah dan pindah ke Taiwan, hidup sehari-harinya hanya berada disekitar rumah. Ketika ia pergi ke sekolah dasar, ia bertemu penduduk baru dari Vietnam. Saat itu ia baru tahu bahwa ia bisa pergi ke pusat penduduk baru di daerah Wanhua untuk bergabung dalam kelas.

        Liao Mei mengatakan ketika ia menyampaikan niatnya untuk bergabung dalam kelas dan belajar. Keluarganya mulai merasa khawatir apabila ia bertemu teman yang kurang baik. Mereka khawatir apabila ia ditipu atau terbawa kebiasaan kurang baik dari teman-temannya. Untungnya pusat penduduk baru ialah tempat public. Ia berusaha meyakinkan keluarganya agar tidak khawatir. Ia mendaftarkan diri dan sejak saat itu hidupnya jadi lebih berwarna dan bermakna.

        Selain belajar bahasa Taiwan dan belajar menyanyi bahasa Taiwan, Liao Mei juga mendaftarkan diri untuk bergabung dalam kelas menari dan kelas melukis. Banyak kursus menarik ditambah teman-teman baru sehinnga ia lupa akan rasa rindu rumahnya. Lingkup hidupnya menjadi lebih luas. Kepedulian para staf di kantor Wanhua memberikan rasa hangat di hatinya.

        Walikota daerah Wanhua, Huang Guo Yan mengatakan kelas yang disediakan di pusat penduduk baru diharapkan dapat membantu para penduduk baru agar dapat beradaptasi di Taiwan. Ia berharap agar para penduduk baru dapat membantu sesama dan dapat memberikan kontribusi pada masyarakat. Saat ini ada lebih dari 30 anggota yang tergabung dalam tim penduduk baru di Wanhua. Mereka sering terlihat dalam sejumlah kegiatan pelayanan publik.

 

(Narasumber: United Daily News)

 

Top