Untuk membantu pencari kerja menata kembali arah karier di tahun baru, Biro Tenaga Kerja Pemerintah Kota Taichung mengumumkan bahwa mulai bulan Maret akan meluncurkan tahap pertama program pelatihan kerja tahun ini. Program ini mencakup 15 kelas pelatihan dengan sekitar 450 kuota, mengintegrasikan pengembangan keterampilan, pencocokan kerja, dan berbagai skema bantuan pemerintah guna membantu peserta beralih ke dunia kerja atau memulai usaha setelah mengikuti pelatihan intensif jangka pendek.
Biro Tenaga Kerja menjelaskan bahwa program pelatihan kerja tahun 2026 dibagi menjadi enam kategori dengan total 30 kelas. Tahap awal difokuskan pada tren industri dan kebutuhan pasar tenaga kerja, termasuk pelatihan berbasis digital seperti kecerdasan buatan dan analisis data, desain komersial multimedia berbasis AI, pemasaran media sosial dan e-commerce berbasis AI, serta penerapan AI berbasis cloud untuk pekerjaan administrasi. Selain itu, tersedia pula pelatihan penataan dan kebersihan rumah, desain aktivitas lansia, layanan perawatan pasca melahirkan, serta kelas praktis seperti pembuatan roti sehat dan peracikan kopi.
Setiap kelas berlangsung sekitar dua bulan dan dilaksanakan pada hari kerja Senin hingga Jumat pada siang hari. Biro Tenaga Kerja menyebutkan bahwa tingkat penyerapan kerja atau wirausaha peserta setelah menyelesaikan pelatihan secara konsisten berada di atas 80 persen. Salah satu peserta yang sebelumnya bekerja di industri kuliner beralih ke bidang perawatan pasca melahirkan karena kebutuhan keluarga, dan melalui pelatihan profesional yang terstruktur berhasil memperoleh klien serta membangun reputasi layanan.
Biro Tenaga Kerja menambahkan bahwa kelompok usia menengah ke atas dan kelompok sasaran tertentu dapat mengikuti pelatihan kerja secara gratis serta berhak mengajukan tunjangan hidup selama masa pelatihan sesuai ketentuan, sehingga dapat mengurangi beban ekonomi dan fokus pada peningkatan keterampilan. Para pencari kerja didorong untuk memanfaatkan kesempatan ini guna membuka lebih banyak peluang bagi masa depan karier mereka.