按下ENTER到主內容區
:::

Aroma Pasar Menjadi Kenangan Panggung 'Rasa Kampung Halaman' Ajak Warga Menyelami Kisah Kehidupan Penduduk Baru

Teater interaktif “Rasa Kampung Halaman” mengangkat tema pasar dan kenangan rasa makanan untuk menghadirkan kisah tentang hubungan keluarga lintas budaya(Foto/Disediakan oleh Kaohsiung New Immigrant Center)
Teater interaktif “Rasa Kampung Halaman” mengangkat tema pasar dan kenangan rasa makanan untuk menghadirkan kisah tentang hubungan keluarga lintas budaya(Foto/Disediakan oleh Kaohsiung New Immigrant Center)

Pasar dan aroma makanan sering kali menyimpan kenangan tentang rumah. Kaohsiung New Immigrant Center menghadirkan teater interaktif “Rasa Kampung Halaman”, yang dibawakan oleh Echo Theater. Pertunjukan ini mengajak penonton menelusuri kisah keluarga, makanan, dan pasar melalui sudut pandang seorang perantau yang kembali pulang, sekaligus merasakan kembali makna “rasa rumah” dalam berbagai budaya.

Cerita berpusat pada seorang gadis yang tumbuh besar di pasar. Kenangan masa kecil bersama sang nenek perlahan menghubungkan pengalaman hidup antara Taiwan dan Vietnam. Dalam pertunjukan ini, penonton tidak hanya mendengar suara riuh pasar dan mencium aroma berbagai masakan, tetapi juga melihat kisah tentang keluarga, budaya, dan proses tumbuh dewasa yang terjalin di balik meja makan.

Melalui bentuk teater interaktif, kegiatan ini menghadirkan pengalaman sehari-hari dan budaya keluarga penduduk baru. Penonton juga diajak berinteraksi santai dan berbagi kenangan tentang rasa yang paling mereka ingat, sehingga tercipta hubungan emosional melalui cerita dan makanan.

“Rasa Kampung Halaman” akan digelar dalam dua sesi dengan isi pertunjukan yang sama, yakni pada 31 Mei di Aula Teater Perpustakaan Umum Sanmin Kaohsiung dan 13 Juni di Ruang Pemutaran Sastra Kaohsiung Literature Library . Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat umum dan keluarga penduduk baru, cocok diikuti bersama anak-anak usia 8 tahun ke atas.

Tautan pendaftaran:https://forms.gle/JHuJpNFjGXQ4ydpP7

Berita Populer

回到頁首
Loading