Untuk menarik wisatawan Malaysia merasakan secara langsung pesona pariwisata khas Tainan serta memperluas pasar wisata Asia Tenggara, Biro Pariwisata Kota Tainan bekerja sama dengan Kantor Pariwisata Taiwan di Kuala Lumpur menyambut kunjungan rombongan media Malaysia dalam program jelajah “Taiwan Lima Indera”. Rombongan mengunjungi destinasi budaya dan alam yang mewakili Tainan, melalui pengalaman visual, rasa, aroma, sentuhan, dan suara, guna menampilkan secara menyeluruh kedalaman budaya serta keindahan alam kota Tainan.
Rombongan media Malaysia mencoba pembuatan permen tradisional dan merasakan kehidupan lokal di kawasan kota tua Tainan. (Foto/Pemerintah Kota Tainan)
Wali Kota Tainan, Huang Wei-che, menyampaikan bahwa berdasarkan statistik dari Administrasi Pariwisata Kementerian Perhubungan, pada tahun 2025 jumlah wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Taiwan telah melampaui 340.000 orang, menjadikan Malaysia sebagai pasar sasaran penting dalam pengembangan pariwisata Asia Tenggara bagi Tainan. Dengan warisan budaya yang kaya, ekosistem alam yang beragam, serta kuliner lokal yang terkenal, Tainan terus mendapat pengakuan internasional. Pada tahun 2025, kota ini dinobatkan oleh media Inggris Time Out sebagai “Kota Wisata Terbaik di Asia” dan “Salah Satu dari Sepuluh Kota Kuliner Jalanan Terbaik di Asia”, satu-satunya kota di Taiwan yang masuk dalam daftar tersebut. Melalui sudut pandang media Malaysia, Tainan berharap dapat kembali memperkenalkan pesona uniknya ke panggung internasional dan menarik lebih banyak wisatawan Malaysia menjadikan Tainan sebagai tujuan utama saat berwisata ke Taiwan.
Kepala Biro Pariwisata Kota Tainan, Lin Guo-hua, menjelaskan bahwa rangkaian jelajah media ini berfokus pada konsep “Taiwan Lima Indera”, membawa rombongan media dari pusat budaya kota tua hingga kawasan pesisir, menghadirkan pengalaman wisata yang mendalam. Rombongan mengunjungi Kuil Konfusius dan Benteng Chihkan, serta berpartisipasi langsung dalam pembuatan permen tradisional “peng tang” untuk merasakan nilai sejarah dan keterampilan tradisional Tainan. Perjalanan dilanjutkan dengan Taiwan Tourist Shuttle menuju Anping Old Street dan Anping Tree House untuk menikmati suasana kota yang memadukan masa lalu dan masa kini. Selain itu, rombongan juga menjelajahi Terowongan Hijau Sicao, ladang garam berbentuk kipas Qingkunshen di Jiangjun, serta ladang garam ubin Jingzijiao di Beimen, menikmati alam dan angin laut yang mencerminkan komitmen Tainan terhadap pelestarian lingkungan dan industri tradisional. Dalam aspek kuliner, rombongan mencicipi hidangan di restoran pilihan Michelin Bib Gourmand seperti Dongxiang Taiwanese Cuisine dan Xie Zhanggui, menampilkan sepenuhnya citra Tainan sebagai kota kuliner.