按下ENTER到主內容區
:::

Kasus Demam Berdarah Meningkat: Imbauan Cegah Nyamuk Saat Bepergian dan Segera Periksa Setelah Pulang

Panduan perlindungan kesehatan saat bepergian untuk mencegah demam berdarah, mengingatkan langkah pencegahan sebelum, selama, dan setelah perjalanan(Foto/Pemerintah Kota Kaohsiung)
Panduan perlindungan kesehatan saat bepergian untuk mencegah demam berdarah, mengingatkan langkah pencegahan sebelum, selama, dan setelah perjalanan(Foto/Pemerintah Kota Kaohsiung)

Kasus demam berdarah meningkat di berbagai negara. Bagi warga yang bepergian ke luar negeri, risiko penularan ikut naik. Ahli mengingatkan pentingnya perlindungan dari gigitan nyamuk serta segera memeriksakan diri dan melaporkan riwayat perjalanan jika muncul demam setelah kembali.

Menurut CDC Amerika Serikat, 16 negara termasuk Vietnam, Bangladesh, Maladewa, dan Kuba mengalami lonjakan kasus dan masuk Level 1 (peringatan), tersebar di Asia, Oseania, Amerika, dan Afrika, menunjukkan penyebaran yang meluas.

Dalam beberapa tahun terakhir, kasus impor di Taiwan mayoritas berasal dari Asia Tenggara dan Selatan, mencerminkan kaitan erat mobilitas lintas negara dan penyebaran penyakit. Karena sering tanpa gejala awal, perlindungan selama perjalanan dan pemantauan setelah kembali sangat penting.

Pencegahan meliputi membersihkan genangan air, membawa losion anti nyamuk (DEET, Picaridin, IR3535), memakai pakaian lengan panjang terang, dan memilih penginapan berpelindung. Perlindungan ekstra disarankan terutama pagi dan sore.

Biro Kesehatan Kaohsiung menyebut kasus impor didominasi pelaku perjalanan dari Thailand dan Maladewa, kunjungan keluarga dari Vietnam, serta pekerja migran dari Indonesia dan Filipina. Tahun ini juga tercatat kasus impor kedua. Pemerintah menyediakan dukungan, termasuk voucher NT$500 bagi yang demam saat masuk dan diperiksa, tambahan NT$1.000 serta subsidi transportasi saat observasi, dan insentif NT$2.500 bagi kasus terkonfirmasi.

Warga diimbau dalam 14 hari setelah kembali dari wilayah berisiko, jika muncul gejala segera ke fasilitas kesehatan dan informasikan riwayat perjalanan untuk mencegah penularan di komunitas.

Berita Populer

回到頁首
Loading