Saat malam tiba, cahaya lembut menyala di antara hutan. Air Terjun Dajin di Gaoshu, Pingtung, menampilkan wajah baru di bawah gelapnya malam. Pameran cahaya malam “Dajin Fantasy” resmi dibuka hari ini (5 Feb), menghadirkan rangkaian lampu artistik dan desain proyeksi yang menghubungkan air terjun, hutan, dan jalur pejalan kaki menjadi sebuah perjalanan wisata malam yang bertahap, memberikan pengalaman baru bagi wisata malam di kawasan pegunungan Pingtung.
Rute wisata malam ini dirancang mengikuti kontur alami Air Terjun Dajin dan lingkungan sekitarnya. Beragam instalasi cahaya bertema ditempatkan sepanjang jalur hutan, memadukan citra ekologi dan elemen lokal, sehingga pengunjung dapat merasakan irama cahaya yang mengalir mengikuti bentang alam. Desain pencahayaan tidak hanya menerangi ruang, tetapi juga menjaga ketenangan alami hutan, membuat pengalaman malam terasa lebih dekat dengan alam.
Air Terjun Dajin di malam hari berubah menjadi panggung cahaya, memadukan lanskap hutan dan seni proyeksi, menghadirkan wajah baru wisata malam di Gaoshu, Pingtung.(photo/Disediakan oleh Dinas Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Pingtung)
Beberapa instalasi cahaya interaktif menjadi sorotan perjalanan ini. Pengunjung dapat berjalan di antara hutan cahaya yang dipenuhi bunga, kupu-kupu, dan elemen tumbuhan. Seiring langkah kaki, pemandangan terus berubah, menciptakan suasana seolah memasuki dunia rahasia di malam hari. Sebagian instalasi juga dilengkapi efek sentuhan dan gerak, menambah unsur partisipasi dalam pengalaman wisata malam.
Di akhir perjalanan, pertunjukan proyeksi air terjun menjadi fokus utama. Air terjun berubah menjadi kanvas dinamis, dengan visual bertema alam yang bergerak mengikuti aliran air, menggambarkan koeksistensi dan aliran energi kehidupan. Lanskap yang familiar pun menampilkan sisi artistik yang sama sekali berbeda di malam hari, menjadi titik favorit bagi pengunjung untuk berhenti menikmati dan mengabadikan momen.
Dinas Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Pingtung menyatakan bahwa “Dajin Fantasy” bertujuan membuka kembali imajinasi masyarakat terhadap wisata malam di alam tanpa banyak mengganggu lingkungan dan berfokus pada pengalaman. Melalui kegiatan ini, wisatawan tidak hanya menikmati alam di siang hari, tetapi juga dapat merasakan lanskap malam dengan indera yang lebih peka, menyelami pemandangan berbeda hasil perpaduan cahaya dan alam.