Untuk mendorong kaum muda agar aktif berpartisipasi dalam pengembangan komunitas, Ditjen Pengembangan Pemuda, Kementerian Pendidikan Taiwan meluncurkan program "Aksi Partisipasi Komunitas Pemuda 2.0 - Program Changemaker". Program ini menyediakan dana bantuan, bimbingan, serta sumber daya pembelajaran kolaboratif untuk mendukung keterlibatan pemuda dalam urusan lokal. Program tahun 2025 menerima proposal hingga 18 Maret pukul 12.00 siang.. Para peserta yang berminat dapat mengajukan proposal melalui situs resmi program (https://changemaker.yda.gov.tw). Selain itu, akan diadakan dua sesi pengarahan online pada Sabtu, 22 Februari 2025 pukul 14.00 dan Selasa, 25 Februari pukul 19.00, di mana alumni program dan panel juri akan berbagi wawasan penting. Pendaftaran terbuka bagi semua yang berminat. 
Salah satu pemenang "Community as One Award" tahun 2024 dalam kategori Actor, Jiho Studio, didirikan oleh Zeng Yu-huan, yang memulai perjalanannya sebagai Dreamer dengan dukungan dari program Youth Hub (Qing Ju Dian). Melalui program ini, ia memperoleh wawasan dan pengalaman dalam aksi komunitas lokal. Pada tahun 2023, Jiho Studio terbentuk dan berhasil menjadi tim Actor, memimpin proyek pendampingan lansia di Desa Fuhua, Distrik Shilin, Taipei. Mereka menyelenggarakan lokakarya untuk mengeksplorasi kisah hidup para lansia, mendorong pertukaran pengalaman antar generasi, serta mendokumentasikan interaksi sehari-hari antara kaum muda dan lansia.
Anggota tim Jiho Studio berfoto bersama di lokasi (dari kiri ke kanan: Zeng Yu-huan, Zhang Min-ru). (Gambar/sumber: Situs web Kementerian Pendidikan)
Pemenang lain dari "Community as One Award" tahun 2024 dalam kategori Actor, Piao Shaonianjia, dipimpin oleh Yang Hao-jie, yang memulai perjalanannya melalui kerja lapangan di Youth Hub. Sebagai guru sekolah kejuruan di Kinmen, ia berkomitmen untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap pendidikan kejuruan. Timnya mengajak para siswa menggunakan keterampilan profesional mereka untuk mengajarkan masyarakat tentang perawatan mobil dan sepeda motor. Inisiatif ini tidak hanya menunjukkan keahlian siswa kejuruan tetapi juga membantu mereka menemukan nilai diri melalui keterlibatan aktif dengan komunitas.
Shaonianjia membimbing siswa sekolah kejuruan dalam menjelaskan persiapan sebelum memberikan layanan di luar. (Gambar/sumber: Situs web Kementerian Pendidikan)
Program Changemaker mengundang pemuda berusia 18 hingga 35 tahun untuk membentuk tim beranggotakan 2 hingga 5 orang, mengusulkan rencana aksi yang berfokus pada kampung halaman, komunitas tempat tinggal, atau isu sosial yang mereka pedulikan. Badan Pengembangan Pemuda terus mendukung pemuda melalui jalur Dreamer - Actor - Changemaker, dan akhirnya menjadi mentor di Youth Hub, yang membantu membimbing generasi Dreamer berikutnya dalam sistem pembangunan berkelanjutan. 
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program, pendaftaran sesi pengarahan online, serta prosedur aplikasi, silakan kunjungi situs resmi: (https://changemaker.yda.gov.tw).