Badan Pusat Statistik DKI Jakarta mencatat bahwa hotel bintang tiga masih menjadi pilihan utama wisatawan domestik saat berkunjung ke Jakarta. Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, menyampaikan bahwa berdasarkan data Desember 2025, wisatawan domestik yang menginap di hotel bintang tiga mencapai 36,79 persen. Sementara itu, wisatawan asing cenderung memilih hotel bintang lima dengan proporsi sebesar 37,89 persen.
Kadarmanto menambahkan, secara umum jumlah wisatawan asing di Jakarta menunjukkan tren penurunan pada akhir tahun.
Dari sisi komposisi tamu, mayoritas tamu hotel berbintang di Jakarta didominasi wisatawan domestik sebesar 90,93 persen, sedangkan wisatawan asing tercatat sebesar 9,07 persen.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jakarta pada Desember 2025 tercatat sebesar 59,97 persen, turun 2,06 persen poin dibandingkan bulan sebelumnya dan turun 2,08 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Untuk hotel non-bintang, TPK tercatat sebesar 45,29 persen, naik 0,3 persen poin secara bulanan, namun turun 1,29 persen poin secara tahunan.
Rata-rata Lama Menginap
Rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang di Jakarta pada Desember 2025 tercatat 1,57 malam, turun tipis dibandingkan bulan sebelumnya dan menurun dibandingkan Desember 2024. Tamu asing memiliki rata-rata lama menginap lebih panjang, yakni 2,09 malam, sementara tamu domestik 1,52 malam.
Untuk hotel non-bintang, rata-rata lama menginap tamu tercatat 1,38 malam, meningkat baik secara bulanan maupun tahunan.