按下ENTER到主內容區
:::

Kehidupan Lebih Seru Setelah 55 Tahun: Klub Pembelajaran Lansia Membantu Orang Tua Keluar dan Mengenal Teman Baru

Lansia di Pusat Pembelajaran Lansia Yuanli, Miaoli mengikuti klub anyaman rumput rush, belajar kerajinan tradisional dan membuat barang sehari-hari di bawah bimbingan guru. (Foto / Disediakan oleh Jaringan Informasi Global Kementerian Pendidikan)
Lansia di Pusat Pembelajaran Lansia Yuanli, Miaoli mengikuti klub anyaman rumput rush, belajar kerajinan tradisional dan membuat barang sehari-hari di bawah bimbingan guru. (Foto / Disediakan oleh Jaringan Informasi Global Kementerian Pendidikan)

Hidup setelah pensiun tidak harus hanya di rumah atau menjaga cucu. Semakin banyak orang berusia di atas 55 tahun bergabung dengan pusat pembelajaran lansia di seluruh Taiwan, mengikuti klub menyanyi, olahraga, dan kerajinan, memperkaya kehidupan sehari-hari dan bertemu teman sehobi.

Seiring Taiwan menjadi masyarakat super-usia lanjut, kini terdapat 368 pusat pembelajaran lansia di kota dan kabupaten, menawarkan kursus dan kegiatan bagi orang dewasa menengah dan tua. Banyak peserta belajar dalam jangka waktu lama dan membentuk klub sendiri untuk latihan dan bersosialisasi. Saat ini ada lebih dari 900 klub lansia di seluruh Taiwan, di mana para lansia merancang kegiatan mereka sendiri.

Misalnya, Pusat Pembelajaran Lansia Demonstrasi Yuchi di Nantou menawarkan klub tari, bernyanyi, aerobik, dan perkusi. Banyak peserta yang belajar lebih dari dua tahun kemudian mengatur kegiatan mereka sendiri, menambah keseruan setiap hari.南投縣樂齡學習示範中心陶笛社團在活動博覽會上演出,長者透過音樂展現學習成果與活力。(圖/教育部全球資訊網提供)Di Pusat Pembelajaran Lansia Demonstrasi Nantou, klub ocarina tampil di pameran kegiatan, menampilkan pencapaian belajar dan vitalitas lansia melalui musik. (Foto / Disediakan oleh Jaringan Informasi Global Kementerian Pendidikan)

Di Yuanli, Miaoli, klub saksofon, tai chi, dan anyaman rumput rush (rumput tikar) juga sangat aktif. Klub anyaman menggabungkan budaya lokal, membiarkan lansia belajar kembali kerajinan tradisional di bawah bimbingan seniman, membuat barang sehari-hari, dan bekerja sama dengan sekolah untuk mendorong pembelajaran lintas generasi.

Peserta mengatakan bahwa bergabung dengan klub tidak hanya meningkatkan vitalitas fisik tetapi juga suasana hati. Dengan harapan hidup yang lebih panjang, kehidupan setelah 55 tahun masih penuh kemungkinan. Pembelajaran dan kegiatan klub membuat masa pensiun lebih hidup. Untuk informasi kursus dan kegiatan, kunjungi Jaringan Pembelajaran Lansia Kementerian Pendidikan: https://moe.senioredu.moe.gov.tw/

Berita Populer

回到頁首
Loading