Banyak orang tua menghadapi berbagai tekanan di pagi hari, mulai dari persiapan kerja hingga mengurus dan mengantar anak, sehingga sarapan sering menjadi waktu makan yang bukan prioritas atau paling mudah diabaikan. Menanggapi keterbatasan waktu dan kekhawatiran orang tua soal asupan gizi, ahli gizi Shanshan membagikan lima rekomendasi menu sarapan yang mudah disiapkan dan disukai anak-anak. Baik dibuat di rumah maupun dibeli di kedai sarapan, pilihan ini tetap menyeimbangkan nilai gizi dan kepraktisan.
Ahli gizi menjelaskan bahwa sarapan sebaiknya mengandung karbohidrat, protein, dan lemak dalam jumlah yang tepat agar anak mendapatkan energi dan rasa kenyang yang cukup. Misalnya, kombinasi yogurt tanpa gula yang dipadukan dengan buah, susu beras, dan kacang-kacangan tanpa bumbu dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium dan fitonutrien sekaligus memberikan energi di pagi hari. Memilih Greek yogurt atau Icelandic yogurt juga membantu meningkatkan asupan protein.
Untuk sarapan di luar, omelet gulung isi tuna dan sayuran yang dipadukan dengan susu segar, atau roti isi daging dan telur dengan susu kedelai tanpa gula, merupakan pilihan yang umum dan mudah didapat. Ahli gizi menyarankan agar memilih kulit omelet dan roti gandum utuh atau multigrain, serta menambahkan sayuran seperti mentimun, kol, atau bawang bombay untuk meningkatkan asupan serat.
Jika waktu semakin terbatas, bakpao isi daging dengan susu kedelai tinggi serat tanpa gula, atau omelet gulung isi jagung keju dengan susu kedelai tinggi serat, juga merupakan pilihan yang relatif lengkap. Jagung termasuk biji-bijian yang tidak dimurnikan, dan bila dikombinasikan dengan keju serta susu kedelai dapat memberikan kalsium, protein, dan serat. Ahli gizi mengingatkan orang tua untuk memperhatikan kadar gula dan lemak pada produk komersial serta menghindari makanan yang terlalu diproses agar anak tetap dapat makan sehat di pagi hari yang sibuk.