按下ENTER到主內容區
:::

Delirium pada Lansia: Gejala dan Kelompok Risiko Tinggi, Dokter Ingatkan Kunci Pencegahan

Delirium pada lansia adalah gangguan fungsi otak akut yang sangat umum terjadi pada orang lanjut usia. (Gambar/sumber: Heho Health)
Delirium pada lansia adalah gangguan fungsi otak akut yang sangat umum terjadi pada orang lanjut usia. (Gambar/sumber: Heho Health)

Delirium adalah gangguan fungsi otak akut, yang sangat umum terjadi pada orang lanjut usia. Dr. Yang Cong-cai, direktur klinik psikiatri, menyebutkan bahwa banyak keluarga mendapati lansia dalam rumah tiba-tiba kebingungan&mdashini mungkin tanda delirium. Mengenali gejala dan kelompok berisiko dapat membantu pendeteksian dini dan pencegahan. 

8 Gejala Utama Delirium pada Lansia
Dr. Yang Cong-cai menjelaskan ciri-cirinya: kebingungan kesadaran, gangguan kognitif, dan hilangnya perhatian, dengan onset cepat dan fluktuatif:

✦ Onset akut
✦ Bingung: sulit memahami lingkungan, bicara tidak nyambung
✦ Gangguan perhatian: mudah terganggu atau tidak merespons rangsangan
✦ Gangguan kognitif: kehilangan memori jangka pendek, kebingungan waktu/tempat
✦ Distorsi persepsi: halusinasi, delusi, disertai kecemasan/takut
✦ Fluktuasi gejala
✦ Gangguan tidur: terbalik jam biologis, makin parah malam hari
✦ Emosi tidak stabil: cemas, gelisah, depresi, atau apatisKekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan ensefalopati Wernicke, yang selanjutnya dapat menyebabkan delirium. (Gambar/sumber: Heho Health)Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan ensefalopati Wernicke, yang selanjutnya dapat menyebabkan delirium. (Gambar/sumber: Heho Health)

8 Kelompok Risiko Tinggi untuk Delirium
Termasuk:

✦ Lansia (terutama 75+)
✦ Penderita demensia
✦ Pasien di rumah sakit/pasca operasi
✦ Penyakit kronis multipel
✦ Penderita infeksi atau penyakit akut
✦ Penyalahgunaan alkohol/obat
✦ Malnutrisi atau dehidrasi
✦ Isolasi sosial atau gangguan tidur kronis 

Cara Mencegah Delirium pada Lansia
Dr. Yang Cong-cai menyarankan:

✦ Stabilisasi mental & emosi, kurangi stres
✦ Hindari penggunaan obat yang tidak perlu
✦ Pastikan nutrisi seimbang dan cukup cairan
✦ Pertahankan rutinitas dan kualitas tidur
✦ Dorong aktivitas sosial untuk mengurangi kesepian
✦ Sediakan lingkungan yang aman dan familiarJadi jika lansia tiba-tiba menunjukkan gejala delirium, itu bisa menandakan adanya penyakit akut yang muncul secara mendadak di tubuh. (Gambar/sumber: Heho Health)Jadi jika lansia tiba-tiba menunjukkan gejala delirium, itu bisa menandakan adanya penyakit akut yang muncul secara mendadak di tubuh. (Gambar/sumber: Heho Health)

Delirium muncul secara tiba-tiba dengan gejala yang jelas, tapi dengan deteksi dini dan perawatan tepat, peluang pemulihan baik terbuka lebar. Keluarga perlu cermat memperhatikan perubahan lansia dan segera cari bantuan medis bila diperlukan untuk menjaga kualitas hidup mereka.

Berita Populer

回到頁首
Loading