Inggris memiliki budaya kuliner yang panjang, dan fish and chips merupakan salah satu hidangan nasional yang paling ikonik. Dari jalan-jalan kota yang ramai, pub tradisional, hingga restoran di kota pesisir, hidangan klasik ini dapat ditemukan hampir di mana saja. Bagi banyak orang Inggris, fish and chips bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari kenangan masa kecil dan kehidupan sehari-hari.
Sejarah fish and chips dapat ditelusuri hingga abad ke-19. Saat industri perikanan berkembang di wilayah pesisir Inggris, ikan goreng dan kentang goreng mulai dipadukan menjadi makanan yang terjangkau dan mengenyangkan. Hidangan ini kemudian menjadi favorit kalangan pekerja dan menyebar ke seluruh negeri seiring berkembangnya jaringan kereta api dan distribusi hasil laut.
Meski terlihat sederhana, fish and chips memiliki proses yang cukup khas. Ikan yang umum digunakan adalah cod atau haddock, dilapisi adonan tepung lalu digoreng hingga berwarna keemasan dan renyah. Hidangan ini biasanya disajikan bersama kentang goreng tebal serta ditambah garam, cuka malt, atau saus tartar.
Di Inggris, banyak keluarga menikmati fish and chips bersama pada akhir pekan. Ada pula yang membawanya ke tepi pantai untuk dinikmati sambil berjalan-jalan. Ikan goreng hangat dan kentang renyah menjadi bagian dari kenangan bersama yang melekat dalam kehidupan masyarakat Inggris.
Bagi warga Inggris yang tinggal di Taiwan, fish and chips bukan hanya makanan khas, tetapi juga pengingat akan kampung halaman. Hidangan ini sering membangkitkan kenangan tentang pantai, pertemuan keluarga, dan waktu bersama teman-teman.