按下ENTER到主內容區
:::

Pertanian Cerdas Jadi Sorotan di Festival Lampion, Chiayi Hadirkan Lampion Drone Pertanian Pertama di Taiwan

Lampion utama “Future Ark” di zona “Source of Life” pada Festival Lampion Taiwan 2026, dirancang dengan konsep drone pertanian sebagai inti desain, menampilkan citra teknologi Chiayi menuju pertanian cerdas.(Foto/Pemerintah Kabupaten Chiayi)
Lampion utama “Future Ark” di zona “Source of Life” pada Festival Lampion Taiwan 2026, dirancang dengan konsep drone pertanian sebagai inti desain, menampilkan citra teknologi Chiayi menuju pertanian cerdas.(Foto/Pemerintah Kabupaten Chiayi)

Festival Lampion Taiwan 2026 akan digelar pada bulan Maret di Chiayi. Selain menampilkan keindahan lampion tradisional, festival ini juga menghadirkan simbol teknologi untuk menunjukkan hasil transformasi industri yang didorong oleh Pemerintah Kabupaten Chiayi. Zona “Sumber Kehidupan” secara khusus menghadirkan lampion utama bertema “drone pertanian” berskala terbesar di Taiwan, bernama “Bahtera Masa Depan”, yang melambangkan langkah Chiayi dari pusat pertanian tradisional menuju era pertanian cerdas.

Pemerintah Kabupaten Chiayi menyatakan bahwa pertanian cerdas secara bertahap mengubah wajah pedesaan. Di masa lalu, petani harus bekerja lama di bawah terik matahari untuk penyemprotan, pemupukan, atau penaburan. Kini, dengan drone pertanian berbasis teknologi AI, waktu kerja dapat dipersingkat secara signifikan sekaligus meningkatkan efisiensi dan keselamatan produksi. “Bahtera Masa Depan” mengubah alat pertanian ini menjadi karya seni lampion utama yang mencerminkan penerapan teknologi di lahan pertanian.

Desain lampion utama berpusat pada bentuk drone, dengan empat baling-baling raksasa yang melambangkan empat sektor utama Chiayi: pertanian, kehutanan, perikanan, dan peternakan. Karya ini juga menggabungkan konsep pembangkit listrik tenaga angin, di mana baling-baling dapat berputar mengikuti hembusan angin untuk menyediakan sebagian energi lampu, menunjukkan semangat keberlanjutan. Pada siang hari, material memantulkan cahaya alami, sementara malam hari dipadukan dengan pencahayaan cerdas yang menciptakan efek visual teknologi yang dinamis.

Zona “Sumber Kehidupan” juga menghadirkan sejumlah instalasi lampu interaktif yang berfokus pada unsur matahari, udara, dan air. Pengunjung cukup melambaikan tangan atau berhenti sejenak, dan cahaya akan berubah mengikuti gerakan, memungkinkan masyarakat memahami konsep sensor dan umpan balik dalam pertanian cerdas melalui pengalaman langsung.

Pemerintah Kabupaten Chiayi menyampaikan bahwa festival lampion akan berlangsung dari 3 hingga 15 Maret, dan mengundang masyarakat untuk datang ke Chiayi guna menyaksikan pertemuan antara pertanian, teknologi, dan masa depan melalui pertunjukan cahaya.

Berita Populer

回到頁首
Loading