按下ENTER到主內容區
:::

Kesehatan Dimulai dari Gigi: Administrasi Pendidikan Nasional Mendorong Program 'Cinta Gigi Sehat' Masuk ke Sekolah

Pendidikan kesehatan mulut diperkenalkan secara sistematis ke sekolah untuk memperkuat kesadaran pencegahan dan perawatan kesehatan(Foto atlasstudio)
Pendidikan kesehatan mulut diperkenalkan secara sistematis ke sekolah untuk memperkuat kesadaran pencegahan dan perawatan kesehatan(Foto atlasstudio)

Untuk membantu siswa dan anak usia dini membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut yang baik, Administrasi Pendidikan Nasional Kementerian Pendidikan Taiwan terus mendorong “Program Kesehatan Gigi dan Mulut bagi Siswa dan Anak Usia Dini”. Pada tahun ajaran 2026, program “Cinta Gigi Sehat” kembali dilaksanakan melalui layanan kunjungan ke sekolah, menggabungkan keahlian medis dengan praktik pendidikan di sekolah guna memperkuat konsep pencegahan kesehatan dan meningkatkan hasil promosi kesehatan di lingkungan sekolah.

Administrasi Pendidikan Nasional menyatakan bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan fondasi penting bagi kesehatan secara keseluruhan. Masa prasekolah dan usia sekolah merupakan periode kunci dalam pembentukan kebiasaan hidup sehat. Melalui cara menyikat gigi yang benar, penggunaan pasta gigi berfluor yang tepat, serta pembentukan pola makan rendah gula, risiko gigi berlubang dan penyakit mulut dapat dikurangi, serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi perkembangan kesehatan di masa depan. Oleh karena itu, melalui model “layanan ke sekolah”, pendidikan kesehatan gigi diintegrasikan ke dalam pembelajaran sehari-hari dan kehidupan kampus.

Program tahun ini dilaksanakan dengan dukungan tim dari Universitas Kedokteran Kaohsiung yang mengundang para ahli kesehatan gigi ke sekolah untuk memberikan konsultasi dan bimbingan, sekaligus menyelenggarakan pelatihan guru dan seminar bagi orang tua. Seiring dengan perkembangan pesat teknologi AI generatif, pelatihan guru tahun ajaran 2026 juga memasukkan penerapan alat AI, membimbing guru dalam mengembangkan rencana pembelajaran lintas disiplin dan materi inovatif, sehingga meningkatkan efektivitas pengajaran dan partisipasi siswa.

Administrasi Pendidikan Nasional menunjukkan bahwa tahun ini terdapat 48 sekolah yang mengajukan permohonan layanan “Cinta Gigi Sehat”, dan 10 sekolah terpilih untuk pelaksanaan di sekolah. Program ini diperkirakan akan menyelenggarakan 10 pelatihan guru dan 10 seminar orang tua, dengan lebih dari 350 tenaga pendidik dan 250 orang tua berpartisipasi, memperkuat kerja sama antara sekolah dan keluarga untuk memperluas dampak pendidikan kesehatan.

Administrasi Pendidikan Nasional menekankan bahwa ke depan akan terus menyempurnakan strategi pelaksanaan program kesehatan gigi dan mulut, mendorong lebih banyak sekolah untuk berpartisipasi, serta secara bertahap membangun lingkungan sekolah yang ramah dan berkelanjutan, sehingga kesehatan dapat dimulai dari “gigi” dan mendampingi anak-anak tumbuh dengan percaya diri.

Berita Populer

回到頁首
Loading