Menanggapi pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan percepatan transformasi berkelanjutan di dunia usaha, Dinas Ketenagakerjaan Pemerintah Kota Taipei menyatakan bahwa Taipei City Vocational Development Institute telah meluncurkan berbagai program pelatihan dan peningkatan kompetensi di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Program-program ini berfokus pada penerapan AI, teknologi cerdas, keberlanjutan ESG, dan pengembangan energi hijau, dan kini telah dibuka untuk pendaftaran guna membantu masyarakat memperkuat keterampilan praktis serta mempersiapkan diri untuk perubahan karier, kembali bekerja, dan peningkatan karier.
Dinas Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa tren rekrutmen perusahaan telah bergeser dari orientasi pada ijazah ke orientasi pada kemampuan, dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan menjadi faktor utama. Melalui pelatihan kejuruan, pemerintah kota mengubah tren AI dan keberlanjutan menjadi keterampilan konkret yang dapat digunakan, sehingga peserta pelatihan dapat langsung terhubung dengan dunia kerja atau meningkatkan daya saing di posisi mereka saat ini setelah menyelesaikan pelatihan.
Program pelatihan TIK kali ini berfokus pada orientasi langsung ke dunia kerja, dengan kelas-kelas seperti penerapan sistem ERP, praktik pemrograman cerdas, serta perakitan dan penerapan produk elektronik cerdas. Program ini membekali peserta dengan kemampuan integrasi proses bisnis, pengolahan data, serta penerapan AI dan Internet of Things (IoT), guna memenuhi kebutuhan industri di bidang administrasi, analisis data, dan manufaktur cerdas.
Selain itu, tersedia pula pelatihan AI untuk media dan marketing automation, pengelolaan platform digital, perencanaan keberlanjutan, serta otomatisasi data ESG. Bagi pekerja aktif, institut juga menyediakan program peningkatan keterampilan jangka pendek seperti AIGC content creation, 3D printing, dan aplikasi energi hijau rumah tangga, guna membantu masyarakat mengakses teknologi baru secara fleksibel dan cepat.