Untuk meningkatkan keselamatan berkendara bagi pengemudi lanjut usia, Kementerian Perhubungan Taiwan akan mulai menerapkan kebijakan baru perpanjangan SIM lansia berbasis “pendekatan bertahap” mulai Mei tahun ini. Kebijakan ini membedakan pengelolaan berdasarkan kelompok usia, dengan penilaian risiko dan keselamatan yang lebih ketat. Pemerintah juga telah mengintegrasikan layanan perhubungan dan kesehatan agar lansia dapat menjalani pemeriksaan fisik dan perpanjangan SIM di lokasi terdekat.
Sesuai ketentuan baru, pengemudi berusia 70 tahun yang telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan, pelatihan keselamatan gratis, dan uji persepsi bahaya dapat memperpanjang masa berlaku SIM hingga usia 75 tahun. Sementara itu, pengemudi usia 75 tahun ke atas tetap wajib memperpanjang SIM setiap 3 tahun sekali, serta menjalani tes fungsi kognitif untuk memastikan kemampuan mengemudi masih aman.
Di wilayah Miaoli Utara, titik layanan perpanjangan SIM telah diperbarui. Pusat layanan Shangdehui di Zhunan mulai beroperasi sejak 1 Januari, menggantikan layanan yang sebelumnya tersebar di beberapa lokasi di Toufen. Layanan tersedia setiap Kamis pukul 09.00–15.00 (istirahat pukul 12.00–13.00), sehingga masyarakat dapat menyelesaikan proses perpanjangan SIM dalam satu kali kunjungan.
Kementerian Perhubungan mengingatkan pemohon lansia agar menyiapkan KTP, SIM asli (boleh tidak dilampirkan jika hilang), stempel, surat keterangan pemeriksaan kesehatan dan tes kognitif, serta dua foto ukuran 1 inci dan biaya administrasi NT$50 (atau NT$100 jika sekaligus memperpanjang SIM mobil dan motor). Pemeriksaan kesehatan juga dapat dilakukan lebih dulu di puskesmas setempat untuk mempermudah proses sebelum kebijakan baru resmi berlaku pada Mei.