Gerbang “Jalan Lintas Tengah Timur-Barat Taiwan” di pintu masuk Taroko kembali tampil setelah pemugaran selesai. Ikon di ujung timur Jalan Lintas Tengah yang telah berdiri lebih dari 60 tahun ini kembali menonjolkan detail ukiran kayu dan lukisan tradisionalnya. Proyek rampung sebelum libur Tahun Baru Imlek, bersamaan dengan perbaikan jalur pejalan kaki di Jembatan Jinwen yang kembali menghubungkan rute antara pintu masuk Taroko dan Dataran Taroko.
Gerbang ini dibangun untuk memperingati peresmian Jalan Lintas Tengah dan selesai pada 1960, serta ditetapkan sebagai bangunan bersejarah Kabupaten Hualien. Akhir tahun lalu, balok kayunya rusak dan patah. Karena berstatus cagar budaya, restorasi harus melalui pengajuan rencana dan persetujuan sesuai hukum pelestarian budaya sebelum pengerjaan dimulai.
Tantangan utama adalah memulihkan lukisan tradisionalnya. Otoritas Taman Nasional Taroko mengundang maestro bersertifikat Kementerian Kebudayaan, Lin Chuan-Chih dari Tainan, untuk menangani pekerjaan ini. Ia menyalin pola yang telah memudar dari balok lama, merekonstruksinya pada balok baru, serta mengecat ulang balok lain agar tampilan selaras. Hasilnya, gerbang tampak lebih cerah tanpa kehilangan nuansa klasik.
Jalur pejalan kaki di Jembatan Jinwen yang melintasi Sungai Liwu juga telah diperbaiki dan pagar dipasang ulang. Dari atas jembatan, pengunjung dapat menikmati panorama lembah sungai, cahaya pagi, maupun pantulan bulan saat senja.