按下ENTER到主內容區
:::

Aturan Baru Surat Izin Mengemudi Berlaku: Peserta Ujian Ulang Wajib Ikut Pelatihan, Ujian Teori Mobil Ditingkatkan

Aturan baru SIM di Taiwan memperkenalkan soal video pengenalan situasi berbahaya pada ujian teori guna meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara. (Foto/inshyna)
Aturan baru SIM di Taiwan memperkenalkan soal video pengenalan situasi berbahaya pada ujian teori guna meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara. (Foto/inshyna)

Masyarakat yang akan membuat atau mengulang ujian Surat Izin Mengemudi (SIM) perlu memperhatikan aturan terbaru yang kini telah berlaku. Pengemudi yang SIM-nya dicabut dan dilarang mengikuti ujian kembali selama lebih dari tiga tahun wajib menyelesaikan pelatihan mengemudi sebelum dapat mengajukan ujian ulang. Sementara itu, ujian teori SIM mobil juga diperbarui dengan format baru, termasuk penambahan soal video pengenalan situasi berbahaya untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara.

Sesuai ketentuan yang berlaku, pemohon yang masa larangan ujian ulangnya melebihi tiga tahun harus menyelesaikan pendidikan keselamatan lalu lintas dan mengikuti pelatihan di sekolah mengemudi resmi sebelum mengikuti ujian kembali. Bagi yang masa larangannya lebih dari enam tahun, diwajibkan mengikuti pelatihan tambahan di Highway Personnel Training Institute dan hanya dapat mengajukan SIM mobil penumpang kecil atau sepeda motor berat biasa. Kebijakan ini ditujukan bagi pengemudi berisiko tinggi, seperti pelaku mengemudi dalam keadaan mabuk, mengemudi berbahaya, atau pelanggar lalu lintas berat berulang.

Ujian teori SIM mobil kini menggunakan 50 soal pilihan ganda dari bank soal berisi 1.100 pertanyaan. Untuk pertama kalinya, ujian juga menghadirkan soal video hazard perception yang menguji kemampuan peserta mengenali dan merespons potensi bahaya di jalan. Materi ujian turut menekankan pengelolaan kecepatan, budaya mengutamakan pengguna jalan lain, keselamatan berkendara, dan konsep defensive driving.

Kementerian Perhubungan Taiwan menyatakan bahwa pembaruan ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan SIM untuk memperkuat sistem pelatihan ulang serta meningkatkan kualitas proses perolehan SIM. Melalui reformasi ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas dan menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman.

Berita Populer

回到頁首
Loading