Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada seluruh proyek infrastruktur air bersih setelah ledakan di Jalan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, mengakibatkan dua pekerja terluka.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menyampaikan bahwa kedua korban telah mendapatkan perawatan di RS Fatmawati dan seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh mitra pelaksana proyek.
Pascainsiden, PAM Jaya menghentikan sementara pekerjaan guna mendukung penyelidikan kepolisian. Hasil awal menunjukkan ledakan diduga terjadi setelah aktivitas penggalian mengenai kabel listrik tegangan menengah milik PT PLN.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Selatan dan PLN untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut, sekaligus mengevaluasi sistem K3 pada seluruh proyek air bersih.
Langkah evaluasi mencakup peningkatan pengawasan lapangan, penguatan koordinasi pemetaan utilitas bawah tanah, serta penegakan prosedur operasional standar keselamatan yang lebih ketat bagi seluruh mitra kerja.
PAM Jaya juga menegaskan akan memberikan sanksi apabila ditemukan kelalaian atau pelanggaran prosedur keselamatan, mulai dari surat peringatan hingga penghentian kerja sama sesuai ketentuan yang berlaku.