按下ENTER到主內容區
:::

Tren Wastra Nusantara Meningkat, Pakar Bagikan Panduan Memakainya dengan Tepat

Dalam beberapa tahun terakhir, kalangan muda mulai memadukan kain tradisional Indonesia ke dalam gaya busana kasual mereka(Foto envato/aowsakornprapat)
Dalam beberapa tahun terakhir, kalangan muda mulai memadukan kain tradisional Indonesia ke dalam gaya busana kasual mereka(Foto envato/aowsakornprapat)

Penggunaan wastra Nusantara semakin berkembang sebagai bagian dari gaya berpakaian sehari-hari, terutama di kalangan generasi muda. Kain tradisional seperti batik, tenun, dan songket kini dipadukan dengan busana modern tanpa meninggalkan identitas budayanya.

Dosen Kriya Tekstil Universitas Muhammadiyah Bandung, Wahyu Perdana Saputra, menyarankan masyarakat mengenali asal-usul, teknik pembuatan, dan makna budaya dari kain yang dikenakan. Menurutnya, wastra bukan sekadar bahan tekstil, tetapi juga bagian dari warisan budaya Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa kain tradisional dapat dipadukan dengan kaus, kemeja, maupun pakaian kasual lainnya selama tetap memperhatikan keseimbangan warna dan motif agar tampilan tetap harmonis.

Wahyu juga menegaskan bahwa wastra dapat dikenakan oleh semua gender. Pada sejumlah tradisi, terutama di Jawa, cara mengenakan kain memiliki aturan tertentu sehingga pemahaman terhadap pakem budaya tetap penting.

Selain mengutamakan kenyamanan, masyarakat juga dianjurkan memilih wastra asli hasil kerajinan, bukan sekadar kain bermotif cetak, serta memperhatikan arah motif ketika kain dijahit agar tidak menghilangkan makna budaya yang terkandung di dalamnya.

Berita Populer

回到頁首
Loading