Taipei Market Administration Office mengumumkan hasil inspeksi residu pestisida pada produk di pasar grosir. Pada bulan Maret, sebanyak 900 sampel diperiksa, dengan 838 memenuhi standar dan 62 tidak lolos. Semua produk yang tidak sesuai dicegat sebelum lelang dan dimusnahkan dengan total berat 8,172 kilogram, sehingga tidak masuk ke pasar dan sistem pengawasan tetap berjalan.
Dari jenis produk yang diperiksa, cabai, kacang polong, dan bayam mencatat jumlah pelanggaran lebih tinggi dan menjadi fokus pengawasan. Produk yang tidak lolos langsung dihentikan perdagangannya, dan sumber pasokan tersebut ditangguhkan dari lelang produk sejenis pada hari yang sama. Penjualan hanya dapat dilanjutkan setelah hasil uji ulang memenuhi standar. Jika tetap gagal, produk langsung dimusnahkan.
Saat ini pasar grosir menerapkan inspeksi harian. Semua produk yang masuk harus melalui uji residu pestisida sebelum bisa diperdagangkan. Proses penyaringan di awal ini membantu menghentikan produk bermasalah sejak awal, sekaligus meningkatkan frekuensi pemeriksaan pada komoditas berisiko tinggi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.
Selain itu, hasil inspeksi juga disampaikan kepada otoritas pertanian untuk tindak lanjut terhadap sumber yang melanggar. Pemerintah daerah membantu memperkuat pengelolaan penggunaan pestisida, membangun sistem pengawasan berlapis dari sumber produksi hingga pasar grosir, sehingga meningkatkan perlindungan keamanan pangan.