Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini terus mempercepat pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai sepanjang sekitar 6,4 kilometer. Jalur tersebut ditargetkan selesai dan mulai beroperasi penuh pada Agustus 2026.
Di tengah percepatan pembangunan, muncul perhatian dari masyarakat terkait aspek keamanan proyek transportasi publik tersebut. Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa keselamatan dalam pembangunan dan operasional transportasi umum tetap menjadi prioritas utama.
Menurut Pramono Anung, sebelum diresmikan pemerintah daerah akan melakukan serangkaian uji coba dan proses commissioning untuk memastikan seluruh sistem berjalan sesuai standar operasional.
Tahapan commissioning mencakup pengujian rangkaian kereta, pengaturan headway antar kereta, hingga kesiapan sistem operasional secara keseluruhan agar layanan dapat berjalan stabil saat mulai digunakan masyarakat.
Hingga awal tahun 2026, progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai sekitar 89 persen. Jalur layang di kawasan Manggarai juga terlihat hampir tersambung sepenuhnya dan pekerjaan konstruksi masih terus berlangsung sesuai target penyelesaian.
Proyek ini nantinya akan menambah lima stasiun baru yaitu Pemuda Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai proyek perpanjangan LRT ini diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan sekaligus mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.