Kebakaran hutan di kawasan kaldera Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), terus meluas dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 120 hektare.
Balai Besar TNBTS menyatakan helikopter untuk operasi water bombing telah disiagakan di Bandara Abdulrachman Saleh, Malang. Helikopter tersebut akan digunakan untuk memadamkan titik api di lereng curam yang sulit dijangkau oleh tim pemadam di darat.
Pihak pengelola menyebut kondisi api pada pagi hari mulai mengecil dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Namun, vegetasi seperti cemara gunung, semak belukar, dan akasia di lereng masih terbakar sehingga berpotensi meluas. Kebakaran ini telah berlangsung selama lima hari dan upaya pemadaman masih terus dilakukan.