按下ENTER到主內容區
:::

Kemampuan Mendengar dan Berbicara Bahasa Inggris Jadi Fokus Penguatan Kelas, Kementerian Pendidikan Dorong Penggunaan Materi Berita di Sekolah

Siswa mengikuti kegiatan pembuka, kuis berita, dan latihan tanya jawab untuk menambah interaksi mendengar dan berbicara bahasa Inggris. (Foto / Situs Kementerian Pendidikan Taiwan)
Siswa mengikuti kegiatan pembuka, kuis berita, dan latihan tanya jawab untuk menambah interaksi mendengar dan berbicara bahasa Inggris. (Foto / Situs Kementerian Pendidikan Taiwan)

Pengajaran bahasa Inggris di sekolah tidak hanya dilihat dari hasil ujian. Untuk menanggapi kurangnya kemampuan mendengar dan berbicara siswa, sejak tahun ajaran 2019 Badan Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Taiwan bekerja sama dengan Radio Komunitas Internasional Taipei membuat "Kotak berita makan siang", agar berita bahasa Inggris masuk ke latihan kelas.

Sumber ini telah menghasilkan lebih dari 2,500 episode dan jumlah klik melampaui 3 juta kali. Hingga semester pertama tahun ajaran 2025, kegiatan masuk sekolah telah menjangkau 20 kabupaten dan kota di seluruh Taiwan, dengan 67 kegiatan.

"Kotak berita makan siang" memakai topik sekolah, kehidupan sehari-hari, dan peristiwa aktual sebagai bahan mendengar dan berbicara. Guru dapat memakainya untuk tanya jawab kelas, latihan membaca berita, dan diskusi tema.

Kegiatan di sekolah memberi interaksi langsung yang sulit diberikan pembelajaran daring. Siswa membaca bersama, membawakan berita, dan menjawab pertanyaan di tempat, sehingga latihan berubah dari mendengar satu arah menjadi berbicara langsung.

Badan tersebut akan terus bekerja sama dengan Radio Komunitas Internasional Taipei untuk menyesuaikan isi dan sumber belajar, agar bahan berita bahasa Inggris lebih sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Berita Populer

回到頁首
Loading