Konsumsi alkohol umum terjadi dalam kehidupan sosial, tetapi jika berlebihan dalam jangka panjang dapat berkembang menjadi ketergantungan yang sulit dikendalikan. Tenaga medis melihat kecanduan alkohol sebagai kondisi kesehatan yang membutuhkan perawatan jangka panjang. Berdasarkan survei tahun 2021, sekitar 37% penduduk usia 12 tahun ke atas di Taiwan pernah minum dalam satu tahun terakhir, dan sekitar 16% pernah minum dalam jumlah besar.
Untuk membantu masyarakat yang mengalami masalah alkohol, Pemerintah Kota Taipei menyediakan subsidi pengobatan hingga NT$40.000 per orang per tahun. Program ini bekerja sama dengan 17 fasilitas medis dan layanan konseling, termasuk rumah sakit, klinik, dan pusat konseling, yang menyediakan evaluasi, konseling psikologis, serta tindak lanjut. Pada tahun 2025 tercatat 1.716 kali layanan digunakan.
Selain layanan medis, program ini juga terhubung dengan sistem hukum. Beberapa kasus terkait mengemudi dalam pengaruh alkohol akan dirujuk ke fasilitas medis untuk evaluasi dan perawatan. Melalui konseling, program kelompok, dan kunjungan rutin, peserta dibantu mengubah kebiasaan minum. Sejak dimulai pada Juli 2015, telah ada 1.070 kasus dengan total 10.250 layanan.
Seorang peserta berbagi bahwa tekanan kerja membuatnya bergantung pada alkohol, namun dengan dukungan keluarga serta pengobatan dan konseling, kini ia telah berhenti minum selama 6 bulan. Untuk bantuan, masyarakat dapat menghubungi Pusat Kesehatan Mental Komunitas Taipei di (02) 3393-7885.