Ponsel pintar dan tablet kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun menatap layar kecil terlalu lama dapat memengaruhi kesehatan mata. Dokter spesialis mata menemukan bahwa kasus Acute Acquired Comitant Esotropia (AACE) meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pasien yang sebelumnya memiliki penglihatan normal dapat tiba-tiba mengalami mata mengarah ke dalam atau “mata juling”, disertai penglihatan ganda.
Penelitian menunjukkan penggunaan ponsel atau tablet jarak dekat dalam waktu lama bisa menjadi pemicu. Saat mata menatap layar kurang dari 30 cm untuk waktu lama, otot mata bagian dalam terus berkontraksi. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan otot dan membuat mata mengarah ke dalam.
Gejala yang perlu diperhatikan antara lain penglihatan ganda, bola mata condong ke dalam, sering menabrak benda saat berjalan, atau sulit memperkirakan jarak. Pemeriksaan sejak dini sangat penting. Beberapa pasien membaik dengan mengurangi penggunaan perangkat elektronik, latihan penglihatan, atau kacamata prisma. Jika kondisi tidak membaik, operasi mata mungkin diperlukan.
Dokter juga menyarankan kebiasaan penggunaan mata yang sehat. Terapkan aturan “20-20-20”: setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sekitar 6 meter selama 20 detik. Jaga jarak melihat lebih dari 30 cm dan hindari menggunakan ponsel terlalu lama di tempat gelap.