按下ENTER到主內容區
:::

Anak Terlambat Bicara atau Kurang Interaksi? Dokter: Skrining Perkembangan Bisa Mendeteksi Lebih Dini

Pemerintah menyediakan 6 kali layanan skrining perkembangan gratis bagi anak di bawah usia 7 tahun(Foto envato/bluejeanimages)
Pemerintah menyediakan 6 kali layanan skrining perkembangan gratis bagi anak di bawah usia 7 tahun(Foto envato/bluejeanimages)

Sebagian anak berbicara lebih lambat atau jarang berinteraksi, sehingga banyak orang tua memilih untuk menunggu. Namun jika anak menunjukkan keterlambatan bahasa, jarang melakukan kontak mata, atau perkembangan motorik tertinggal, evaluasi lebih awal disarankan. Skrining perkembangan yang disediakan pemerintah dapat membantu menemukan masalah lebih dini dan memberi kesempatan intervensi tepat waktu.

Data skrining menunjukkan sekitar 6,3% anak perlu dirujuk untuk evaluasi lanjutan, sementara sekitar 15,7% memerlukan pemantauan berkelanjutan. Artinya, sekitar satu dari lima anak yang menjalani skrining membutuhkan perhatian dan tindak lanjut dari tenaga kesehatan.

Anak usia 1,5 hingga 3 tahun mengalami perkembangan sangat cepat dan juga memiliki tingkat temuan skrining lebih tinggi. Sekitar 10,8% hingga 13% anak pada usia ini dirujuk untuk evaluasi lanjutan. Pada masa ini kemampuan bahasa, kognitif, dan sosial berkembang pesat.

Pada anak yang dirujuk melalui skrining, usia median saat diagnosis sekitar 2,42 tahun. Tanpa skrining, banyak anak baru menjalani evaluasi lengkap setelah usia tiga tahun. Walau selisihnya kurang dari satu tahun, waktu ini penting bagi perkembangan otak anak.

Saat ini pemerintah menyediakan enam kali layanan skrining perkembangan gratis bagi anak di bawah usia tujuh tahun. Jika anak usia 1,5 hingga 3 tahun menunjukkan tanda seperti sedikit berbicara atau kurang berinteraksi, skrining lebih awal dapat membantu orang tua memahami perkembangan anak.

Berita Populer

回到頁首
Loading