按下ENTER到主內容區
:::

Jangan Takut Depresi! Penelitian Menunjukkan Deep TMS Sangat Efektif

Depresi telah menjadi masalah kesehatan mental yang umum di kalangan masyarakat modern. (Gambar/sumber:Heho Health)
Depresi telah menjadi masalah kesehatan mental yang umum di kalangan masyarakat modern. (Gambar/sumber:Heho Health)

Gangguan depresi telah menjadi masalah kesehatan mental yang umum di kalangan orang modern, dan jutaan orang di seluruh dunia mengalaminya. Ini bukan hanya perasaan sedih, tetapi juga dapat membuat seseorang kehilangan semangat untuk menjalani hidup, dan akhirnya memengaruhi pekerjaan dan hubungan interpersonal. Di Taiwan, sekitar 2 juta orang menderita gangguan depresi, tetapi kurang dari seperlima dari mereka yang memilih mencari bantuan profesional.

Dokter memperingatkan bahwa banyak orang yang tidak memahami kondisi mereka sendiri atau khawatir dicap, memilih untuk menahan diri, yang menyebabkan kondisi semakin parah, dan risikonya sangat besar. Disarankan bagi mereka yang terus-menerus merasa terganggu secara emosional untuk mencari evaluasi medis profesional untuk mendapatkan perawatan yang efektif.

Dokter spesialis pengobatan kecanduan di Rumah Sakit Umum Kota Taipei, cabang Songde, Dokter Spesialis Xu Shu-hao menunjukkan bahwa ada berbagai cara untuk mengobati gangguan depresi. Ketika obat dan terapi psikologis tidak efektif, stimulasi magnetik transkranial dalam (Deep TMS) telah menjadi pilihan pengobatan yang lebih inovatif dan aman saat ini.

Xu Shu-hao menyampaikan bahwa Deep TMS dan stimulasi magnetik transkranial berulang (rTMS) keduanya menggunakan medan magnet untuk merangsang otak untuk memperbaiki gejala depresi, tetapi kedalaman dan jangkauannya berbeda. rTMS terutama merangsang daerah permukaan otak, sedangkan Deep TMS dapat menembus lebih dalam, merangsang daerah inti otak yang mengendalikan emosi, dan jangkauannya lebih luas. Data klinis menunjukkan bahwa untuk pasien yang tidak merespons obat atau rTMS, kecepatan perbaikan dan efektivitas Deep TMS lebih menonjol.Deep TMS sangat cocok bagi pasien yang tidak merespons obat dengan baik atau mengalami efek samping dari obat. (Gambar/sumber: Heho Health)Deep TMS sangat cocok bagi pasien yang tidak merespons obat dengan baik atau mengalami efek samping dari obat. (Gambar/sumber: Heho Health)

Penelitian klinis membuktikan bahwa Deep TMS sangat efektif untuk pasien dengan "gangguan depresi yang sulit diobati", dan dapat secara signifikan memperbaiki gejala seperti perasaan sedih dan kualitas tidur yang buruk. Banyak pasien yang telah menjalani Deep TMS memberikan umpan balik bahwa suasana hati mereka membaik, tidur mereka lebih nyenyak, dan mereka secara bertahap mendapatkan kembali semangat untuk menjalani hidup.

Terkait kekhawatiran banyak orang tentang apakah proses perawatan akan menyakitkan, Xu Shu-hao menunjukkan bahwa Deep TMS aman dan tidak menimbulkan rasa sakit. Pasien hanya perlu memakai helm khusus, dan durasi pengobatan sekitar 20 hingga 40 menit, tidak perlu disuntik atau minum obat. Setelah perawatan selesai, pasien dapat kembali menjalani kehidupan normal tanpa perlu izin khusus atau istirahat. Dibandingkan dengan efek samping obat-obatan seperti mual, kantuk, dan perubahan berat badan, Deep TMS hampir tidak menimbulkan beban, dan pasien merasa lebih tenang saat menjalani perawatan.

Deep TMS sangat cocok untuk pasien yang tidak merespons obat dengan baik atau merasa terganggu oleh efek samping obat. Deep TMS juga dapat dikombinasikan dengan pengobatan atau terapi psikologis, tetapi harus dilakukan oleh dokter spesialis berdasarkan kondisi pasien untuk menentukan metode pengobatan yang paling tepat. Xu Shu-hao menekankan bahwa gangguan depresi sama seperti flu, dapat diobati. Banyak pasien telah berhasil mengatasi masalah dan kembali ke jalur kehidupan yang normal setelah menerima terapi yang tepat.Dr. Hsu Shu-hao, Dokter Spesialis Departemen Pengobatan Adiksi, Rumah Sakit Kota Taipei Cabang Songde (Gambar/sumber: Heho Health)Dr. Hsu Shu-hao, Dokter Spesialis Departemen Pengobatan Adiksi, Rumah Sakit Kota Taipei Cabang Songde (Gambar/sumber: Heho Health)

Berita Populer

回到頁首
Loading