Kenaikan harga daging sapi yang terjadi tiga kali dalam satu bulan terakhir berdampak pada aktivitas perdagangan di Pasar Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Sejumlah pedagang berencana menghentikan penjualan pada 15 Juli 2026 sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga dari pemasok.
Salah seorang pedagang, Nurul, mengatakan jumlah pembeli menurun sekitar 50 persen dibandingkan sebelum harga naik. Ia menjelaskan harga daging sapi mengalami kenaikan bertahap, masing-masing sebesar Rp5.000, Rp10.000, dan Rp8.000 per kilogram, sehingga harga jual daging berkualitas kini berada pada kisaran Rp120.000 hingga Rp130.000 per kilogram.
Menurutnya, kenaikan harga membuat daya beli masyarakat melemah. Akibatnya, sebagian daging tidak segera terjual dan harus disimpan lebih lama, sehingga meningkatkan risiko kerusakan dan kerugian bagi pedagang.
Sebagian pedagang akan mengikuti aksi mogok, sementara pedagang lain tetap berjualan karena masih memiliki persediaan daging yang harus dipasarkan.
Para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga daging sapi agar daya beli masyarakat kembali meningkat dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional dapat pulih.