Stroke merupakan kondisi darurat yang terjadi secara tiba-tiba, biasanya ditandai dengan gejala jelas seperti kelemahan pada satu sisi tubuh, wajah miring, dan bicara tidak jelas. Dokter menekankan bahwa jika dikenali sebagai &ldquostroke iskemik&rdquo, pengobatan harus dilakukan dalam waktu 4,5 jam sejak serangan untuk mengurangi risiko komplikasi jangka panjang.
Dr. Hsu Szu-kai, dokter spesialis bedah saraf di Rumah Sakit Umum Cathay, menjelaskan bahwa gejala stroke sangat bervariasi tergantung pada bagian otak yang terkena, termasuk kelemahan anggota tubuh, gangguan bicara, kehilangan penglihatan, dan gaya berjalan tidak stabil. Jika seseorang tidak bisa melakukan tiga langkah &ldquoangkat tangan, tersenyum, dan ucapkan halo&rdquo, bisa jadi itu tanda awal stroke. Catat waktu terjadinya dan segera hubungi 119.
Stroke adalah kondisi yang muncul secara tiba-tiba. (Gambar/sumber: Heho Health)
Stroke dibagi menjadi &ldquohemoragik&rdquo dan &ldquoiskemik,&rdquo dengan jenis iskemik mencakup sekitar 70% kasus, umumnya disebabkan oleh gumpalan darah atau aterosklerosis yang menyumbat pembuluh darah otak. Jika dapat diberikan obat pelarut bekuan dalam 4,5 jam atau dilakukan trombektomi mekanik dalam 24 jam, kondisi bisa dibalik. Namun, jika melewati masa emas, area otak yang kekurangan darah bisa menjadi mati secara permanen, memengaruhi fungsi dan kualitas hidup di masa mendatang. 
Dr. Hsu Szu-kai mengingatkan: &ldquoWaktu adalah sel otak!&rdquo dan mengimbau masyarakat untuk mengenali tanda stroke dan segera mencari pertolongan medis.
Dr. Hsu Ssu-kai, Dokter Spesialis Bedah Saraf di Rumah Sakit Umum Cathay (Gambar/sumber: Heho Health)