按下ENTER到主內容區
:::

Kementerian Pendidikan Perkuat Kebijakan Keringanan Biaya Pendidikan dan Beasiswa

Melalui kebijakan bebas biaya sekolah, pengurangan biaya kuliah, serta sistem beasiswa dan bantuan pendidikan, Kementerian Pendidikan terus menurunkan beban pendidikan siswa dan membantu generasi muda belajar serta berkembang dengan lebih tenang. (Foto/Kementerian Pendidikan)
Melalui kebijakan bebas biaya sekolah, pengurangan biaya kuliah, serta sistem beasiswa dan bantuan pendidikan, Kementerian Pendidikan terus menurunkan beban pendidikan siswa dan membantu generasi muda belajar serta berkembang dengan lebih tenang. (Foto/Kementerian Pendidikan)

Untuk mengurangi beban pengeluaran pendidikan bagi siswa dan keluarga, Kementerian Pendidikan Taiwan dalam beberapa tahun terakhir terus mendorong berbagai kebijakan dukungan pendidikan di semua jenjang, mulai dari pembebasan uang sekolah di tingkat SMA/SMK, keringanan biaya kuliah perguruan tinggi, bantuan bagi siswa kurang mampu, pinjaman pendidikan, hingga sistem beasiswa. Secara bertahap, kebijakan ini membangun jaringan dukungan yang berpusat pada siswa, guna membantu generasi muda menempuh pendidikan dengan tenang dan berkembang secara stabil. Kebijakan terkait diperkirakan mulai tercermin pada rincian pendaftaran dan pembayaran sekolah setelah pertengahan Februari.

Kementerian Pendidikan menjelaskan bahwa pada jenjang SMA/SMK, pemerintah telah sepenuhnya menerapkan kebijakan bebas biaya sekolah yang mencakup SMA/SMK negeri dan swasta serta tiga tahun pertama program lima tahun pendidikan kejuruan. Dengan demikian, keluarga dapat menstabilkan pengeluaran pendidikan sejak anak memasuki jenjang sekolah menengah sehingga pilihan melanjutkan pendidikan tidak terhambat oleh faktor ekonomi. Pada jenjang pendidikan tinggi, melalui kebijakan memperkecil kesenjangan biaya kuliah antara perguruan tinggi negeri dan swasta, mahasiswa perguruan tinggi swasta dapat memperoleh pengurangan biaya hingga maksimal NT$35.000 per tahun. Mahasiswa dari keluarga kurang mampu juga dapat menerima bantuan tambahan hingga maksimal NT$55.000 per tahun.

Selain itu, Dewan Eksekutif telah menyetujui anggaran khusus terkait, berdasarkan hal tersebut Kementerian Pendidikan menetapkan bahwa perguruan tinggi negeri dan swasta tidak diperkenankan menaikkan biaya kuliah selama tiga tahun akademik berturut-turut dari tahun ajaran 2025 hingga 2027. Diperkirakan sekitar 910.000 mahasiswa per tahun akan memperoleh manfaat, sehingga beban pendidikan tidak bertambah sekaligus menjaga stabilitas operasional perguruan tinggi.

Dalam mendukung siswa kurang mampu, Kementerian Pendidikan mengintegrasikan program penguatan pendidikan tinggi, pengurangan biaya kuliah, serta berbagai skema bantuan belajar bersama perguruan tinggi, guna membantu puluhan ribu siswa setiap tahun mengurangi tekanan ekonomi. Sistem pinjaman pendidikan juga terus disempurnakan, di mana siswa dari keluarga dengan pendapatan tahunan di bawah NT$1,2 juta dibebaskan dari bunga selama masa studi, dan setelah lulus juga diberikan kelonggaran dalam pengajuan penundaan pembayaran pokok dan bunga.

Kementerian Pendidikan menegaskan bahwa melalui pembebasan biaya sekolah, pengurangan biaya kuliah, beasiswa, dan dukungan pinjaman pendidikan, pemerintah telah membangun sistem dukungan pendidikan yang komprehensif. Ke depan, kebijakan ini akan terus ditinjau dan disempurnakan untuk mendampingi generasi muda menempuh pendidikan secara stabil serta memperkuat fondasi pengembangan talenta nasional.

Berita Populer

回到頁首
Loading