Opera tradisional Taiwan kini memiliki pusat nasional untuk kreasi, pertunjukan dan pengembangan talenta. Setelah 2 tahun beroperasi secara uji coba, Pusat Opera Tradisional Taiwan resmi dibuka di kota Kaohsiung. Jumlah peserta naik dari sekitar 100 0 menjadi lebih dari 130.000, sementara pertukaran program akan membawa karya baru dan pertunjukan klasik ke wilayah utara dan selatan.
Program mendatang mencakup kompetisi opera tradisional panggung terbuka, pertunjukan klasik, produksi unggulan dan karya kreator muda. Kelompok rakyat akan tampil dan berkompetisi, sedangkan produksi baru memadukan nyanyian serta gerak tradisional dengan gagasan kontemporer.
Pusat ini akan menggandeng Taman Yilan dari National Center for Traditional Arts serta Taiwan Traditional Theatre Center untuk menghadirkan pertunjukan klasik dari Taiwan utara ke Kaohsiung. Sebaliknya, karya-karya unggulan dari Taiwan selatan juga akan dipentaskan di wilayah utara, sehingga penonton dapat menikmati beragam gaya pertunjukan khas daerah.
Program "Generasi Muda Opera Tradisional Taiwan" telah membina 11 penulis naskah dan sutradara muda serta 28 pemain muda. Pada peresmian, 23 peserta anak-anak menampilkan peran sheng, dan dan chou berdasarkan konsep "satu meja dan dua kursi", memperlihatkan jalur pembinaan dari anak-anak hingga produksi generasi muda.
Kota Kaohsiung memiliki kelompok opera tradisional Taiwan terdaftar terbanyak di negara ini, sedangkan kelompok dari wilayah tengah dan selatan mencakup sekitar 60% dari total nasional. Pusat ini juga akan membangun basis data yang menyatukan catatan sejarah dan arsip digital untuk penelitian, pelestarian dan promosi budaya.