按下ENTER到主內容區
:::

Pembiayaan Hijau Perbankan Tembus Rp1.452 Triliun

Pembiayaan hijau (ilustrasi)
Pembiayaan hijau (ilustrasi)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa pembiayaan hijau di sektor perbankan nasional mencapai Rp1.452 triliun sepanjang tahun 2024, dengan mayoritas kontribusi berasal dari bank-bank besar kategori KBMI 3 dan 4. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa tren pembiayaan berkelanjutan dan penerapan prinsip ESG akan terus berkembang, mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060 atau lebih cepat. Untuk mempercepat transisi ini, OJK telah merilis panduan manajemen risiko iklim (CRMS) dan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia versi 2 sebagai rujukan pembiayaan hijau.

Meski potensinya besar, pembiayaan hijau masih menghadapi tantangan seperti risiko proyek yang kompleks, tenor panjang, dan keterbatasan data. OJK mendorong peningkatan pelaporan ESG dan kerja sama lintas sektor untuk membangun sistem keuangan berkelanjutan yang stabil dan efektif. Dian menegaskan pentingnya memperkuat posisi domestik dan menjaga komitmen internasional Indonesia terhadap NZE. Sinergi antar-lembaga juga diperlukan agar transisi menuju ekonomi hijau dapat berjalan tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi nasional.

Berita Populer

回到頁首
Loading