Menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek, banyak warga mencari tempat jalan-jalan yang tidak terlalu ramai namun tetap bernuansa budaya dan rekreasi. Pusat Budaya Fotografi Nasional (National Center of Photography and Images) yang berlokasi di pusat Kota Taipei menjadi salah satu pilihan. Menyambut Tahun Kuda Api, Pusat Budaya Fotografi Nasional Cabang Taipei menghadirkan serangkaian kegiatan Tahun Baru yang memadukan pameran dan pengalaman interaktif, mengundang masyarakat menghabiskan liburan dengan berkunjung ke museum dan membuka awal tahun yang baru.
Kegiatan pertama adalah pembagian amplop merah edisi terbatas. Mulai 5 hingga 15 Februari, pengunjung yang datang ke museum berkesempatan memperoleh amplop merah desain khusus, dengan jumlah terbatas setiap hari. Amplop tersebut mengusung tema “energi penuh, keberuntungan melimpah”, memadukan suasana Tahun Baru dengan elemen fotografi, sehingga pengunjung dapat membawa pulang simbol keberuntungan.
Selama libur Imlek, museum dibuka mulai hari kedua Tahun Baru Imlek, dan dari hari kedua hingga hari keenam diselenggarakan kegiatan penulisan kartu pos “Surat Pegasus”. Kegiatan ini memanfaatkan latar bangunan bersejarah museum serta kartu pos bergambar arsip visual sejarah Taiwan. Pengunjung dapat menuliskan harapan Tahun Baru untuk dikirim kepada kerabat atau disimpan untuk diri sendiri. Cukup mengikuti akun media sosial resmi untuk berpartisipasi, dengan kuota terbatas.
Selain kegiatan menulis kartu pos, pada hari kelima dan keenam Tahun Baru Imlek juga diadakan pengalaman potret siluet “Langsung Berpose”, di mana seniman gunting kertas akan membuat siluet wajah samping pengunjung secara langsung. Berbeda dari fotografi yang membekukan momen, seni siluet meninggalkan kehangatan melalui keterampilan tangan, menjadi kenangan Tahun Baru bagi banyak keluarga.
Pengalaman siluet wajah edisi Tahun Baru menggunakan seni gunting kertas tradisional sebagai kenang-kenangan khusus. (Foto/disediakan oleh Kementerian Kebudayaan)
Dari sisi pameran, sejumlah karya koleksi fotografi ditampilkan bersamaan, memperlihatkan beragam sudut pandang dan narasi visual dari berbagai periode. Pengunjung dapat menikmati suasana Tahun Baru sekaligus merenungkan bagaimana fotografi merekam perubahan zaman dan kehidupan sehari-hari.