Kubis dikenal sebagai sayuran yang serbaguna dan bernilai gizi tinggi, sehingga menjadi pilihan utama di banyak rumah tangga. Badan Pertanian dan Pangan Taiwan menyebutkan bahwa Chiayi tidak hanya terkenal dengan kereta api Alishan, kacang tanah, dan kopi, tetapi kubis yang ditanam di dataran rendah juga merupakan produk pertanian penting. Baru-baru ini, perwakilan pertanian mengunjungi kebun kubis di Distrik Shuishang, Chiayi, untuk berbagi pengetahuan praktis mengenai pemilihan, budidaya, dan penyimpanan, membantu konsumen memahami proses dari ladang hingga meja makan.
Saat membeli kubis, konsumen disarankan memilih daun luar yang utuh, menghindari daun berlubang atau membusuk, serta tidak memilih kubis dengan bagian akar yang menghitam. Kubis utuh yang belum dipotong dapat disimpan pada suhu ruang selama 3–5 hari di musim dingin, sementara kubis yang sudah dipotong sebaiknya dibungkus plastik dan disimpan di lemari es selama 5–7 hari.
Kubis kaya akan vitamin C dan serat pangan, cocok untuk ditumis, dimasak dalam hot pot, dijadikan isian pangsit, atau salad segar. Badan Pertanian dan Pangan juga mengimbau masyarakat untuk memilih produk dengan label produksi dan sertifikasi organik guna mendukung petani lokal serta menjamin keamanan pangan sehari-hari.