按下ENTER到主內容區
:::

Libur Imlek Berbelanja Oleh-oleh ke Luar Negeri, Sekilas Aturan Membawa Makanan Kembali ke Taiwan

Badan Pengawas Obat dan Makanan mengingatkan pelancong yang membawa makanan masuk ke negara ini untuk mematuhi prinsip jumlah terbatas, penggunaan pribadi, dan tidak untuk dijual(Foto wikiwand.com)
Badan Pengawas Obat dan Makanan mengingatkan pelancong yang membawa makanan masuk ke negara ini untuk mematuhi prinsip jumlah terbatas, penggunaan pribadi, dan tidak untuk dijual(Foto wikiwand.com)

Selama libur panjang Imlek, banyak masyarakat merencanakan perjalanan ke luar negeri dan membeli makanan khas setempat sebagai oleh-oleh sebelum kembali ke Taiwan. Namun, jenis makanan apa yang boleh dibawa dan berapa jumlahnya sebenarnya memiliki aturan yang jelas. Untuk menghindari sanksi akibat ketidaktahuan terhadap peraturan, Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) mengingatkan wisatawan untuk mematuhi tiga prinsip utama saat membawa makanan ke Taiwan: batas jumlah, hanya untuk konsumsi pribadi, dan tidak boleh dijual kembali, agar perjalanan berakhir dengan aman dan nyaman.

Melakukan persiapan sebelum berbelanja merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko. TFDA menyarankan masyarakat untuk mengunjungi “Zona Konsumen Pangan dan Obat” dan memeriksa informasi “Lampu Lalu Lintas Konsumsi Luar Negeri” sebelum membeli makanan di luar negeri, guna memahami kondisi keamanan pangan di masing-masing negara sebagai referensi dalam memilih produk.

Terkait jumlah yang boleh dibawa, terdapat batasan yang jelas untuk makanan konsumsi pribadi. Nilai total makanan umum tidak boleh melebihi USD 1.000 dan beratnya tidak lebih dari 6 kilogram. Untuk makanan berbentuk tablet atau kapsul, setiap jenis dibatasi maksimal 12 botol (kotak, kaleng, kemasan, atau kantong), dengan total keseluruhan tidak lebih dari 36 botol, dan harus dalam kemasan asli. Melebihi batas tersebut dapat mengakibatkan pemeriksaan atau penyitaan saat masuk ke Taiwan.

Selain itu, ketentuan yang sering diabaikan adalah bahwa makanan tersebut hanya boleh untuk konsumsi pribadi dan tidak boleh dijual kembali. TFDA menegaskan bahwa makanan yang dibawa pulang tanpa melalui pemeriksaan impor resmi tidak boleh diperjualbelikan, baik secara langsung maupun melalui platform e-commerce atau media sosial. Pelanggaran dapat dikenai denda antara NT$30.000 hingga maksimum NT$3 juta.

TFDA mengingatkan agar wisatawan memahami dan mematuhi peraturan sebelum kembali ke Taiwan. Selain menghindari denda, hal ini juga membantu menjaga keamanan pangan. Dengan sedikit perhatian ekstra selama liburan Imlek, oleh-oleh dapat dibawa pulang dengan aman dan penuh makna.

Berita Populer

回到頁首
Loading