Biro Investigasi Kriminal Taiwan (CIB) memperingatkan bahwa sindikat penipuan memanfaatkan aplikasi kencan untuk membangun kepercayaan sebelum menjebak korban melalui skema imbal cashback belanja dan investasi. Dalam satu kasus di Kaohsiung, seorang pria berkenalan dengan seseorang melalui aplikasi kencan lalu beralih ke aplikasi pesan. Pelaku mengaku bekerja di perusahaan ternama dan menawarkan diskon kerja sama perusahaan, serta mengarahkan korban mengunduh aplikasi belanja tertentu.
Setelah mengikuti arahan dan melakukan pembelian, saldo akun korban tampak meningkat dan penarikan dana kecil berhasil dilakukan pada tahap awal, sehingga menurunkan kewaspadaan. Pelaku kemudian mendorong penggunaan mata uang kripto dengan iming-iming imbal hasil lebih tinggi dan terus menekankan bahwa “semakin banyak menyetor, semakin besar keuntungan.” Korban membeli stablecoin melalui beberapa platform kripto dan mentransfernya ke aplikasi yang ditentukan, dengan total kerugian mencapai jutaan dolar Taiwan.
Ketika korban tidak dapat menarik seluruh dana, barulah disadari bahwa ia telah tertipu. Polisi menjelaskan bahwa penipuan semacam ini biasanya memberikan penarikan kecil terlebih dahulu untuk membangun kepercayaan, sebelum mendorong investasi besar dan memutus akses dana.
Polisi mengimbau masyarakat agar waspada terhadap tawaran yang menjamin keuntungan, imbal hasil tidak wajar, permintaan penggunaan kripto, atau unduhan platform tidak resmi. Jika ragu, segera hubungi layanan Anti-Penipuan 165 atau kepolisian setempat.