Banyak penyakit kronis pada tahap awal tidak menunjukkan gejala jelas. Saat tubuh mulai terasa tidak nyaman, sering kali sudah melewati waktu terbaik penanganan. Untuk meningkatkan deteksi dini, Biro Kesehatan Pemerintah Kota Kaohsiung mendorong pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining hepatitis, serta menghadirkan program undian agar warga segera memeriksakan diri.
Data menunjukkan penyakit terkait tekanan darah, gula, dan lemak darah tinggi—seperti penyakit jantung, serebrovaskular, dan gangguan ginjal—serta penyakit hati kronis dan sirosis, menyumbang hampir 30% penyebab kematian. Karena banyak kasus tanpa gejala awal, pemeriksaan rutin menjadi kunci memahami kondisi kesehatan.
Tahun lalu, Biro Kesehatan bekerja sama dengan 14 rumah sakit untuk mendorong skrining hepatitis B dan C. Melalui pengingat rawat jalan, integrasi lintas departemen, serta dukungan di komunitas dan tempat kerja, cakupan skrining meningkat dari 63,6% menjadi 70,1%, mencerminkan naiknya kesadaran masyarakat.
Tahun ini diluncurkan program “Segera Bertindak! Ayo Periksa Hepatitis” hingga 30 Agustus. Warga yang memenuhi syarat cukup melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan mitra dan mendaftar online untuk berkesempatan memenangkan voucher NT$2.000 bagi 50 orang.
Biro Kesehatan Pemerintah Kota Kaohsiung menyelenggarakan program “Segera Bertindak! Ayo Periksa Hepatitis” hingga 30 Agustus, mendorong masyarakat segera melakukan pemeriksaan kesehatan(Foto/Pemerintah Kota Kaohsiung)
Biro Kesehatan menambahkan, layanan ini mencakup pemeriksaan fisik, tes darah dan urine, serta konsultasi. Jika terdeteksi risiko sindrom metabolik, warga dapat mengikuti program lanjutan untuk memperbaiki gaya hidup dan menurunkan risiko penyakit kronis. Pemeriksaan rutin dan intervensi dini membantu mengendalikan risiko sebelum penyakit berkembang.