Untuk memastikan perawatan tidak terputus setelah pasien keluar dari rumah sakit, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan sejak tahun 2017 meluncurkan “Program Persiapan Pulang yang Terhubung dengan Layanan Perawatan Jangka Panjang”. Melalui kerja sama antara rumah sakit dan sistem perawatan jangka panjang, pasien dapat lebih cepat memperoleh layanan setelah kembali ke rumah.
Menurut data terbaru, rata-rata waktu yang dibutuhkan pasien untuk terhubung dengan layanan perawatan jangka panjang setelah keluar dari rumah sakit telah berkurang dari 51 hari pada tahun 2017 menjadi 4 hari pada tahun 2024. Mulai tahun ini, pemerintah menargetkan penyambungan layanan rata-rata dapat diselesaikan dalam dua hari, bahkan menuju layanan yang tersedia pada hari pasien keluar dari rumah sakit.
Banyak pasien masih membutuhkan bantuan perawatan, rehabilitasi, atau dukungan kehidupan sehari-hari setelah rawat inap selesai. Namun, kurangnya pemahaman tentang proses pengajuan layanan atau waktu tunggu pencocokan layanan sering menyebabkan kekosongan perawatan setelah pasien pulang.
Melalui program ini, tim persiapan pulang dari rumah sakit membantu pasien sejak masa rawat inap, termasuk melakukan penilaian kebutuhan perawatan jangka panjang, menyusun rencana perawatan sederhana, serta mencocokkan layanan seperti alat bantu, transportasi pulang, atau perawatan di rumah.
Dengan pengaturan perawatan yang diselesaikan selama masa rawat inap, pasien tidak perlu lagi mengurus proses pengajuan setelah pulang. Hal ini dapat mengurangi tekanan keluarga dan meningkatkan kualitas perawatan secara keseluruhan.