按下ENTER到主內容區
:::

Sayur dan Buah Tinggi Serat Musim Gugur dan Dingin Mendukung Kesehatan Pencernaan, Ahli Gizi Berbagi Tips Konsumsi dan Pengolahan

Musim gugur dan musim dingin merupakan periode panen berbagai buah dan sayuran tinggi serat(Foto Zi's Food&NatureArt)
Musim gugur dan musim dingin merupakan periode panen berbagai buah dan sayuran tinggi serat(Foto Zi's Food&NatureArt)

Seiring suhu yang semakin menurun, penyesuaian pola makan menjadi perhatian kesehatan bagi banyak orang. Ahli gizi Shanshan menyampaikan bahwa musim gugur dan musim dingin merupakan masa panen berbagai sayur dan buah tinggi serat. Konsumsi serat dalam jumlah yang tepat membantu meningkatkan rasa kenyang dan menstabilkan kadar gula darah, sehingga memberikan manfaat positif bagi pengelolaan berat badan dan kesehatan pencernaan. Ia juga merangkum sejumlah pilihan sayur dan buah tinggi serat yang cocok untuk musim ini, serta membagikan prinsip memasak dan pengombinasian makanan sehari-hari.

Dalam pemilihan sayuran, brokoli dianggap sebagai bahan ideal untuk meningkatkan rasa kenyang karena rendah kalori dan tinggi serat. Brokoli dapat direbus singkat, ditumis, atau dipanggang dalam oven untuk mempertahankan nilai gizi dan cita rasa. Bayam dan kailan Tiongkok masing-masing memiliki keunggulan gizi tersendiri, dengan bayam kaya lutein dan kailan membantu memenuhi kebutuhan kalsium. Metode memasak cepat seperti merebus singkat atau menumis disarankan untuk menghindari hilangnya nutrisi akibat pemanasan berlebihan. Sedangkan sayur krisan (tong hao) dan kubis merupakan sayuran yang umum dalam hidangan hot pot dan masakan rumahan musim dingin. Sayur krisan dapat diblansir terlebih dahulu sebelum dimasak, sementara kubis cocok untuk sup maupun tumisan dan sangat fleksibel penggunaannya.Bayam kaya akan lutein dan disarankan dimasak dengan cara direbus singkat atau ditumis cepat(Foto Aflo Images)Bayam kaya akan lutein dan disarankan dimasak dengan cara direbus singkat atau ditumis cepat(Foto Aflo Images)

Untuk buah, ahli gizi mengingatkan agar memperhatikan porsi konsumsi. Dua porsi per hari dinilai ideal, dengan satu porsi setara ukuran kepalan tangan orang dewasa atau sekitar 80 persen mangkuk nasi biasa. Mengonsumsi buah setelah makan utama disarankan untuk mengurangi risiko fluktuasi gula darah.

Selain itu, ahli gizi juga membagikan tiga tips praktis untuk pola makan tinggi serat, yaitu memprioritaskan konsumsi sayuran saat makan untuk memperlambat kenaikan gula darah setelah makan, mengombinasikan dua hingga tiga jenis sayuran berbeda setiap kali makan untuk meningkatkan keragaman fitokimia, serta memastikan asupan air yang cukup bersamaan dengan pola makan tinggi serat guna mencegah gangguan pencernaan dan sembelit. Dengan penyesuaian sederhana dalam pola makan, kesehatan pencernaan dapat terjaga dengan baik sepanjang musim gugur dan dingin.

Berita Populer

回到頁首
Loading