Momen Idul Adha identik dengan hidangan daging kurban seperti satai, gulai, hingga tongseng. Namun konsumsi daging berlebihan dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti perut kembung, begah, atau sembelit. Oleh karena itu, menjaga kesehatan usus sangat penting selama perayaan ini.
Dokter spesialis penyakit dalam dan gastroenterologi, dr Saurabh Sethi, membagikan tiga herbal yang dapat membantu kesehatan usus sekaligus meningkatkan efektivitas probiotik alami.
Pertama, kunyit yang mengandung kurkumin dengan sifat antiinflamasi, efektif mengurangi peradangan pada saluran pencernaan. Dr Sethi mencampurkan kunyit ke dalam yoghurt yang dikonsumsi malam hari, serta menambahkan lada hitam untuk meningkatkan penyerapan kurkumin.
Biji adas mengandung anetol yang dapat meredakan kembung dan gas dengan merilekskan otot-otot saluran pencernaan.
Kedua, jahe yang ditambahkan dalam teh sore hari. Jahe dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan mampu meredakan mual, sehingga baik untuk kesehatan pencernaan.
Ketiga, biji adas yang menurut dr Sethi paling menonjol. Biji adas mengandung anetol yang bekerja merilekskan otot-otot saluran pencernaan, efektif meredakan kembung dan gas.
Dengan mengonsumsi tiga herbal ini, diharapkan sistem pencernaan tetap sehat meski menikmati hidangan daging kurban yang berlimpah.