按下ENTER到主內容區
:::

Taiwan percepat Long Term Care 3.0 untuk menghadapi masyarakat super lanjut usia

Ilustrasi jaringan suhu musim dingin menurun (Gambar disediakan oleh Pixabay)
Ilustrasi jaringan suhu musim dingin menurun (Gambar disediakan oleh Pixabay)

Presiden Taiwan menyatakan pada 27 November bahwa Taiwan telah resmi memasuki masyarakat super lanjut usia. Dengan pesatnya pertumbuhan populasi lansia, sistem perawatan jangka panjang menghadapi tantangan struktural baru. Untuk merespons perubahan ini, pemerintah akan mempercepat peluncuran Long Term Care 3.0 mulai tahun depan, guna memperkuat kapasitas perawatan dalam satu dekade ke depan.長期照護網路示意圖(圖/Satrio Ramadhan提供)Ilustrasi empat langkah FAST untuk mengenali stroke (Gambar disediakan oleh Dinas Kesehatan)

Pemerintah menjelaskan bahwa meskipun jumlah fasilitas layanan tenaga perawat dan kapasitas sistem telah meningkat secara signifikan, penyesuaian lebih lanjut tetap diperlukan seiring berlanjutnya penuaan penduduk. Long Term Care 3.0 akan bersifat berpusat pada manusia dan berbasis komunitas, mendorong penuaan sehat dan perawatan di lingkungan sendiri melalui integrasi layanan medis dan perawatan.

Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan menyebutkan bahwa percepatan layanan pasca rawat inap merupakan sasaran utama Long Term Care 3.0. Mekanisme persiapan pulang akan diperkuat untuk memperpendek waktu tunggu antara keluar rumah sakit dan layanan perawatan. Targetnya adalah dua hari pada tahun 2026 dan menuju layanan pada hari yang sama pada tahun 2030, serta memperluas cakupan layanan guna mengurangi beban keluarga.

Berita Populer

回到頁首
Loading